Zentara Perusahaan Keamanan Siber di Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Manajemen AI

Zentara Raih Sertifikasi AIMS sebagai Bagian dari Special Plan
Beritasosial.com – Dalam rangka mendorong pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang bertanggung jawab, Zentara Technologies berhasil meraih sertifikasi ISO/IEC 42001:2023, standar global untuk sistem manajemen AI. Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Prescient Security pada 27 April 2026, dengan akreditasi dari International Accreditation Service (IAS). Prestasi ini menjadi bagian dari upaya Special Plan yang dijalankan Zentara untuk memperkuat keamanan siber di Indonesia melalui implementasi teknologi AI yang terstandarisasi.
Strategi Keamanan Siber Berbasis AI
Pencapaian ini menempatkan Zentara sebagai salah satu perusahaan di Asia Tenggara yang telah memenuhi kriteria pengelolaan AI secara simultan dengan manajemen keamanan informasi. Sebelumnya, Zentara telah memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001, yang menjamin keamanan data dan sistem. Kini, dengan pengakuan ISO/IEC 42001, perusahaan ini menunjukkan komitmen terhadap Special Plan yang mencakup penerapan AI dalam keamanan siber secara lebih holistik.
Sertifikasi mencakup seluruh operasional Zentara Technologies dan Zentara Labs, termasuk penggunaan AI pada platform SIEM ZX serta alat pengujian kerentanan (AVAS). Infrastruktur cloud seperti AWS dan Google Cloud Platform juga diaudit sebagai bagian dari proses. Departemen keamanan siber, IT, kompliansi, hukum, dan riset terlibat dalam memastikan sistem memenuhi standar internasional, yang menjadi fondasi untuk peningkatan kualitas layanan dalam rangkaian Special Plan.
Kebijakan Special Plan ini menekankan pada tata kelola risiko AI, dengan penekanan pada bukti implementasi nyata. Sistem manajemen yang diterapkan mencakup registrasi risiko, inventarisasi model AI, dan evaluasi berkala oleh komite lintas fungsi. Selain itu, integrasi kriteria insiden khusus AI ke dalam jalur eskalasi SOC 24/7 serta perekaman keputusan penggunaan AI tingkat tinggi menjadi bagian penting dari strategi Zentara.
“Kami bangga menyampaikan hasil Special Plan ini sebagai langkah kecil menuju standarisasi AI di sektor keamanan siber. Sertifikasi ISO/IEC 42001 menunjukkan bahwa layanan AI kami di perbankan, pemerintahan, dan infrastruktur kritis telah diverifikasi secara internasional,” ungkap CEO Zentara Technologies, Regal Rauniyar Star, Jumat (29/5/2026).
Dalam konteks Special Plan, sertifikasi ISO/IEC 42001 juga menjadi acuan bagi regulasi di Indonesia dan Eropa. Standar ini telah disinkronkan dengan EU AI Act, sehingga memudahkan Zentara untuk memenuhi kebutuhan klien yang berada di lingkungan ketat. Selain itu, kerangka kerja pengujian AIMS dari Singapura yang dikembangkan IMDA telah diintegrasikan langsung ke dalam ISO/IEC 42001, memperkuat konsistensi antara sistem manajemen AI global dan lokal.
Implementasi Special Plan ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan klien, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan mitra internasional. Zentara menggabungkan sistem manajemen AI dengan keamanan informasi untuk menciptakan solusi yang lebih resilien. Kombinasi ini menjadi contoh bagaimana teknologi AI dapat diterapkan secara aman dan transparan, sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong transformasi digital berbasis AI yang tangguh.
