Jangan Kebanyakan! Makanan Ini Bisa Bikin Fungsi Seksual Pria Menurun
Jangan Kebanyakan! Makanan Ini Bisa Bikin Fungsi Seksual Pria Menurun
Jangan Kebanyakan Makanan Ini Bisa Bikin – Dalam wawancara melalui podcast, dokter spesialis gizi klinik dr. Dina Aulia Insani mengungkapkan dampak buruk dari pola konsumsi makanan tertentu terhadap kesehatan seksual pria. Informasi ini disampaikan bersamaan dengan dr. Jefry Tribowo, ahli andrologi, dalam sesi wawancara yang diunggah ke akun Instagram miliknya. Menurut keduanya, beberapa makanan dan minuman yang sering dikonsumsi secara berlebihan bisa merusak vitalitas pria, termasuk mengganggu kinerja seksual.
Makanan Tinggi Gula dan Tepung: Ancaman Tersembunyi
Dokter Dina menyoroti kue kering sebagai makanan yang paling sering dikonsumsi berlebihan, terutama saat liburan. “Kue kering dan tepung memiliki kadar gula serta karbohidrat sederhana yang tinggi, sehingga berisiko mengurangi daya tahan seksual pria,” jelasnya. Karbohidrat sederhana, kata ahli gizi tersebut, cepat diserap tubuh dan menyebabkan lonjakan gula darah yang berlebihan. Kondisi ini berdampak pada fungsi hormon testosteron, yang menjadi salah satu penentu kinerja seksual. Selain itu, konsumsi berlebihan makanan berbasis tepung bisa memicu peningkatan kadar insulin, yang berpotensi mengganggu keseimbangan hormonal.
Setelah lebaran, perhatikan kue kering dan tepung, karena karbohidrat simplex berasal dari tepung
Makanan seperti cake atau bolu pun jadi perhatian. Meski terlihat manis dan lezat, kandungan gula serta tepung dalam makanan tersebut berisiko mempercepat proses penuaan dini pada tubuh. “Cake dan bolu harus saya sebut karena kadang tidak dikeluhkan, iya kan? Sebab dasarnya adalah tepung dan gula,” tambah dr. Dina. Ia menekankan bahwa makanan ini sering diabaikan, padahal bisa menjadi penyebab berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan pada fungsi seksual.
Fast Food dan Minuman Kemasan: Dampak pada Suburitas
Dokter Dina juga mengingatkan makanan cepat saji sebagai pilihan yang berisiko tinggi. “Fast food dan gorengan jelas tinggi lemak, terutama lemak jenuh dan trans,” ujarnya. Lemak jenuh, kata ahli, dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang berdampak pada pembuluh darah dan aliran darah ke organ seksual. Aliran darah yang tidak optimal bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau kelelahan seksual. Selain itu, makanan kemasan sering mengandung bahan tambahan seperti pemanis buatan, yang berpotensi mengganggu fungsi kognitif dan metabolisme tubuh.
Minuman kemasan yang menggunakan pemanis buatan juga menjadi fokus. dr. Dina menyebutkan bahwa minuman ini mengandung kadar gula tinggi, namun tetap dipilih karena rasa manisnya yang menarik. “Minuman kekinian seperti ini juga tinggi gula,” jelasnya. Ia menyarankan pria untuk membatasi konsumsi jenis minuman ini karena efek jangka panjangnya bisa mengurangi vitalitas dan stamina. Menurut penelitian, kebiasaan minum soda berlebihan terkait dengan penurunan kadar testosteron dan peningkatan risiko penyakit berjalan.
Kebiasaan Harus Disiplin untuk Membatasi Dampak
Untuk menghindari efek negatif dari makanan dan minuman tersebut, dr. Dina menyarankan disiplin dalam pola makan. “Pria harus mengingat bahwa makanan ini bisa memengaruhi fungsi seksual, jadi konsumsi harus diatur,” tegasnya. Selain mengurangi asupan gula dan lemak, ia menekankan pentingnya mengganti makanan instan dengan pilihan sehat yang lebih bervariasi. “Makanan segar seperti sayuran, buah, dan protein rendah lemak bisa membantu menjaga kesehatan seksual,” jelasnya.
dr. Jefry Tribowo juga menambahkan bahwa kebiasaan hidup sehat, seperti olahraga teratur dan tidur cukup, sangat berperan dalam menjaga kinerja seksual. “Makanan bukan satu-satunya faktor, tapi kombinasi dengan gaya hidup juga penting,” ujarnya. Menurut ahli andrologi tersebut, pengurangan konsumsi makanan berlebihan bisa meningkatkan stamina dan kepercayaan diri pria. Ia juga merekomendasikan penggunaan bahan alami seperti ginseng atau labu siam untuk menambah daya tahan.
Secara keseluruhan, keduanya sepakat bahwa makanan ini bisa bikin fungsi seksual pria menurun jika dikonsumsi terus-menerus. “Dengan pola makan yang seimbang dan disiplin, kita bisa mencegah efek negatif ini,” pungkas dr. Dina. Dalam panduan kesehatannya, ia menyarankan pria untuk memperhatikan asupan makanan, terutama saat menghadapi tantangan seperti stres atau kelelahan. “Makanan ini bisa bikin, tapi dengan pola hidup sehat, kita bisa mengatasinya,” tambahnya.
