Siapa Ali al-Amoudi? Pemimpin de Facto Hamas yang Sedang Bangun Mesin Politik dan Militer di Gaza

siapa-ali-alamoudi-pemimpin-de-facto-hamas-yang-sedang-bangun-mesin-politik-dan-militer-di-gaza-aoy

Siapa Ali al Amoudi Pemimpin De Facto Hamas di Gaza?

Beritasosial.com – Siapa Ali al Amoudi Pemimpin de facto Hamas di Gaza menjadi pertanyaan yang mencuat ketika struktur komando organisasi itu menghadapi tekanan besar. Ali al-Amoudi, yang juga dikenal sebagai Abu Ahmed, dipandang menempati posisi penting setelah sejumlah tokoh senior Hamas tewas, termasuk Izz al-Din al-Haddad dan Mohammed Odeh. Sepekan sebelumnya, ia juga dilaporkan menjadi sasaran upaya pembunuhan Israel yang tampaknya gagal.

Kenaikan perannya mencerminkan dua hal: kepemimpinan Hamas menyusut sejak serangan 7 Oktober 2023 dan perang yang menyusul, tetapi organisasi tersebut tetap berupaya mempertahankan jaringan operasional serta pengaruh politiknya di Gaza.

Tiga tahun setelah serangan tersebut, al-Amoudi berada dalam posisi yang sebelumnya diisi tokoh-tokoh berpengaruh, terutama Yahya Sinwar. Pengalamannya di Hamas, masa tahanan, serta tugas dalam propaganda dan administrasi Gaza menjadi bagian dari perjalanan menuju peran itu.

Kedekatan Ali al-Amoudi dengan Yahya Sinwar

Hubungan al-Amoudi dan Yahya Sinwar disebut menjadi faktor penting dalam kiprahnya. Keduanya memiliki kedekatan pribadi dan kesamaan visi politik yang berkembang selama Sinwar memimpin Hamas di Gaza selama sekitar satu dekade sebelum serangan 7 Oktober.

Al-Amoudi lahir di Khan Younis pada 1975. Sinwar juga berasal dari wilayah tersebut, tepatnya dari kamp pengungsi di kota Khan Younis. Al-Amoudi bergabung dengan Hamas ketika Intifada Pertama berlangsung.

Ia kemudian menjadi bagian dari sel berbasis Gaza yang beroperasi di Tepi Barat. Pada Februari 1994, al-Amoudi terlibat dalam pembunuhan petugas Shin Bet, Noam Cohen, yang dikenal sebagai “Kapten Majdi”, di Ramallah.

Setelah itu, ia ditangkap di Abu Dis, dekat Yerusalem, seusai baku tembak selama beberapa jam. Seorang komandan sel tewas dalam insiden tersebut, sementara al-Amoudi mengalami luka.

Hukuman penjara dan pertukaran tahanan

Pengadilan Israel menjatuhkan tiga hukuman seumur hidup kepada al-Amoudi. Ia berada di penjara hingga pertukaran tahanan Gilad Shalit pada 2011. Pembebasannya disebut sebagai salah satu poin yang paling sulit disetujui Israel dalam kesepakatan itu.

“Nama sayalah yang terakhir disetujui.”

Pernyataan tersebut disampaikan al-Amoudi setelah bebas. Mahmoud Mardawi, tokoh senior Hamas dari Tepi Barat yang kini tinggal di luar negeri, juga menjelaskan keberatan Israel terhadap pembebasannya.

“Israel sangat menentang pembebasan mereka yang telah membunuh atau mencoba menculik personel keamanan, khususnya dari Shin Bet, dan al-Amoudi berada di urutan teratas daftar itu.”

Masa tahanan juga mempererat hubungan al-Amoudi dengan Sinwar. Ia pernah menggambarkan periode itu sebagai “kamp musim panas edukatif”, yang menunjukkan pandangannya tentang penjara sebagai tempat pembentukan kader dan jejaring tahanan Hamas.

Peran propaganda dan organisasi Hamas di Gaza

Setelah bebas, al-Amoudi menjalankan sejumlah peran yang membawanya dekat ke pusat pengambilan keputusan Hamas. Pada 2015 hingga 2017, ia memimpin departemen propaganda sayap militer Hamas.

Dari 2017 sampai 2021, ia menjadi kepala staf Yahya Sinwar. Jabatan tersebut memberinya pengalaman dalam koordinasi kepemimpinan dan menempatkannya di lingkaran kerja Sinwar. Sejak 2021, ia memimpin aparatur propaganda Hamas di Gaza.

Dalam organisasi politik dan militer seperti Hamas, propaganda tidak hanya berkaitan dengan komunikasi kepada publik. Bidang ini juga berkaitan dengan pembentukan narasi internal, koordinasi pesan ketika konflik berlangsung, dan upaya mempertahankan dukungan di tengah tekanan keamanan serta krisis kemanusiaan.

FAQ tentang Ali al-Amoudi

Siapa Ali al Amoudi Pemimpin yang disebut de facto Hamas di Gaza? Ali al-Amoudi, atau Abu Ahmed, adalah tokoh Hamas asal Khan Younis yang memiliki pengalaman dalam aktivitas organisasi, propaganda, dan administrasi kepemimpinan Gaza.

Mengapa ia dianggap dekat dengan Yahya Sinwar? Keduanya membangun hubungan selama masa tahanan dan tetap dekat setelah bebas. Al-Amoudi kemudian menjabat sebagai kepala staf Sinwar pada 2017 hingga 2021.

Kapan al-Amoudi dibebaskan dari penjara Israel? Ia dibebaskan dalam pertukaran tahanan Gilad Shalit pada 2011 setelah sebelumnya dijatuhi tiga hukuman seumur hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *