Presiden UEA Ingatkan Netanyahu tentang Serangan Hamas 7 Oktober, Ini 5 Faktanya
Presiden UEA Ingatkan Netanyahu tentang Dugaan Serangan Hamas
Beritasosial.com – Presiden UEA Ingatkan Netanyahu tentang kemungkinan operasi besar Hamas sebelum serangan 7 Oktober 2023, menurut informasi yang kini memicu polemik politik di Israel. Klaim tersebut menyebut Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed pernah menyampaikan peringatan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Namun, kantor Netanyahu membantahnya dan menyebut laporan itu sebagai “kebohongan mutlak”.
Isu ini kembali menempatkan kesiapan pemerintah Israel sebelum serangan Hamas sebagai bahan perdebatan. Serangan 7 Oktober mengguncang Israel dan kawasan, sementara kritik terhadap Netanyahu berfokus pada pertanyaan mengenai informasi yang diketahui pemerintah serta langkah yang diambil sebelum peristiwa itu terjadi.
Oposisi Israel Mendorong Penyelidikan
Empat tokoh oposisi Israel, yakni Gadi Eisenkot, Naftali Bennett, Avigdor Lieberman, dan Yair Golan, menyerukan pemeriksaan cepat dan menyeluruh. Mereka meminta kejelasan mengenai dugaan kegagalan pengambilan keputusan di tingkat pemerintahan sebelum serangan Hamas.
“Publik Israel berhak mengetahui: Apa yang diketahui Netanyahu, kapan ia mengetahuinya, mengapa ia tidak memberikan informasi terbaru kepada aparat keamanan, dan mengapa ia tidak bertindak untuk melindungi warga sipil Israel?”
Menurut oposisi, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut dugaan percakapan antara dua pemimpin. Mereka mempertanyakan apakah setiap informasi terkait ancaman keamanan telah diteruskan kepada lembaga yang berwenang dan ditindaklanjuti dengan tepat.
Naftali Bennett mengatakan informasi mengenai peringatan itu benar. Dalam unggahannya di platform X, mantan perdana menteri Israel tersebut menyebut dugaan pengabaian peringatan sebagai “kelalaian kriminal”.
Yair Lapid, yang juga pernah menjadi perdana menteri Israel dan merupakan sekutu politik Bennett, menyatakan dirinya telah secara terbuka mengingatkan tentang kemungkinan serangan sebelum 7 Oktober. Ia mengaitkan kekhawatiran itu dengan peringatan dari pejabat senior keamanan Israel dan pejabat Mesir.
“Jika Netanyahu menjalankan perannya, pembantaian itu bisa dicegah,” kata Lapid dalam pernyataannya.
Isi Peringatan yang Disebut Disampaikan Presiden UEA
Presiden UEA Ingatkan Netanyahu tentang ancaman yang disebut berasal dari Yahya Sinwar, pemimpin Hamas di Gaza. Informasi itu dikaitkan dengan percakapan Sheikh Mohammed bin Zayed dan Netanyahu sekitar 10 hari sebelum 7 Oktober 2023.
Percakapan tersebut dilaporkan berlangsung selama 45 menit. Dalam komunikasi itu, Presiden UEA disebut memperingatkan bahwa Sinwar sedang mempersiapkan langkah besar terhadap Israel yang dapat memicu pertumpahan darah dan mengganggu stabilitas regional.
Informasi itu juga dikaitkan dengan pesan Sinwar pada pertengahan September 2023. Pesan tersebut disebut disampaikan kepada UEA dan Israel melalui seorang mediator Palestina, dengan penggunaan istilah “gempa bumi” yang dipahami sebagai isyarat akan adanya peristiwa besar.
Netanyahu dilaporkan menanggapi peringatan itu dengan tenang dan menyatakan Israel siap menghadapi berbagai skenario. Sikap tersebut kemudian menjadi pusat kritik, terutama terkait penilaian terhadap ancaman serta koordinasi dengan institusi keamanan Israel.
Penolakan Netanyahu dan Dampak Politik
Kantor Perdana Menteri Israel menolak klaim bahwa Netanyahu menerima peringatan dari Sheikh Mohammed bin Zayed sebelum serangan Hamas. Karena itu, Presiden UEA Ingatkan Netanyahu tentang serangan 7 Oktober tetap menjadi isu yang diperdebatkan tajam antara pemerintah dan oposisi Israel.
Polemik ini muncul ketika isu keamanan nasional kembali menjadi perhatian utama politik Israel. Bagi para pengkritik Netanyahu, pertanyaan pentingnya adalah apakah pemerintah telah memberi perhatian memadai terhadap setiap peringatan yang mungkin tersedia sebelum tragedi tersebut.
Di sisi lain, isu ini memperlihatkan sensitivitas hubungan antara diplomasi regional, pertukaran informasi keamanan, dan tanggung jawab politik. UEA memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, sehingga dugaan komunikasi langsung antara kedua pemimpin tentang ancaman keamanan menarik perhatian luas.
FAQ
Apa inti klaim tentang Presiden UEA dan Netanyahu?
Klaim tersebut menyebut Sheikh Mohammed bin Zayed memperingatkan Benjamin Netanyahu mengenai kemungkinan operasi besar Hamas sekitar 10 hari sebelum serangan 7 Oktober 2023.
Apakah Netanyahu mengakui menerima peringatan itu?
Tidak. Kantor Perdana Menteri Israel membantah laporan tersebut dan menyebutnya sebagai “kebohongan mutlak”.
Mengapa isu ini penting bagi publik Israel?
Isu ini berkaitan dengan pertanyaan mengenai kesiapan pemerintah, penilaian ancaman keamanan, dan langkah perlindungan warga sipil sebelum serangan Hamas terjadi.
