1,49 Juta Penerima Bansos Bermain Judol, Lebih dari 1 Juta Masih Anak-anak

149-juta-penerima-bansos-bermain-judol-lebih-dari-1-juta-masih-anakanak-axd

Lebih dari Satu Juta Anak Penerima Bansos Terindikasi Main Judi Online

Beritasosial.com – Temuan mengejutkan datang dari Kementerian Sosial (Kemensos): dari total 1.494.652 penerima bantuan sosial (bansos) yang terdeteksi melakukan transaksi judi online (judol), mayoritas justru berasal dari kelompok berstatus anak. Angka yang menyentuh lebih dari satu juta orang tersebut menjadi sorotan utama dalam hasil pemadanan data antara Kemensos dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Pemeriksaan ini menyasar penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) serta program Sembako pada penyaluran triwulan II 2026. Cakupan audit tidak terbatas pada penerima utama saja, melainkan merambat ke seluruh anggota keluarga yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK), sebagaimana diungkapkan Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) Kemensos, Joko Widiarto.

Mensos: Bansos Bukan untuk Meja Judi

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa dana PKH dan Sembako wajib dialokasikan untuk kebutuhan pokok keluarga. Ia menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir penyalahgunaan bantuan tersebut.

“Jadi intinya kita akan terus melakukan sosialisasi edukasi kepada keluarga penerima manfaat (KPM) untuk benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan yang sudah ditentukan. Jangan digunakan untuk main judol.”

Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta, pada Rabu (19/8/2026), didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Mekanisme Klarifikasi dan Sanksi

Kemensos menyediakan jalur klarifikasi bagi setiap KPM yang datanya terindikasi terkait transaksi judol. Proses verifikasi dapat ditempuh melalui pemerintah desa atau pendamping sosial setempat, guna memastikan apakah transaksi benar-benar dilakukan oleh yang bersangkutan atau identitasnya dipinjam oleh pihak lain.

Bila hasil klarifikasi mengonfirmasi penggunaan bansos untuk judi online, maka penyaluran bantuan akan dihentikan secara permanen.

“Kita tentu pada akhirnya memberikan sanksi untuk tidak akan kita salurkan (bansos) lagi, kita nonaktifkan itu.”

1.900 Pegawai Kemensos Juga Terindikasi

Di samping penerima bansos, temuan serupa juga menimpa internal kementerian. Sebanyak 1.900 pegawai Kemensos terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online, menambah daftar panjang kasus penyalahgunaan yang kini tengah ditelusuri lebih lanjut.

Frequently Asked Questions

What is 1 49 Juta Penerima Bansos Bermain?

1 49 Juta Penerima Bansos Bermain is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 1 49 Juta Penerima Bansos Bermain matter?

1 49 Juta Penerima Bansos Bermain matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *