Trump Bentak Wartawan AS, Tak Terima Kapal Induk USS Abraham Lincoln Diberitakan Buruk
Trump Bentak Jurnalis CNN di Oval Office soal Kondisi USS Abraham Lincoln
Beritasosial.com – Sebuah perselisihan tegang pecah di ruang kerja Oval Office Gedung Putih pada hari Senin, ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump membentak seorang wartawan CNN yang menanyakan kondisi kapal induk USS Abraham Lincoln. Trump menyebut pemberitaan tentang memburuknya situasi di kapal tersebut sebagai “berita palsu” dan melontarkan kata-kata keras kepada jurnalis itu di hadapan seorang anak kecil.
Konteks: Penghormatan untuk Penyelamat Remaja
Pertemuan tersebut sejatinya berlangsung dalam rangka memberikan penghargaan kepada Ryder Williams, seorang penjaga pantai remaja yang pada bulan lalu berhasil menyelamatkan seorang anak laki-laki berusia 10 tahun di lepas pantai California. Bocah yang diselamatkan, Nathanial Rai, duduk di samping Williams saat acara berlangsung.
Saat wartawan Kristen Holmes mencoba mengajukan pertanyaan mengenai kecukupan persediaan makanan di kapal induk Lincoln, Trump langsung menyela.
“Diam! Anda sangat tidak sopan di depan anak muda ini.”
Trump kemudian menoleh ke arah Rai dan bertanya apakah anak itu menganggap pertanyaan tersebut tidak sopan.
“Dia mengerti. Diam!”
Trump Menolak Laporan CNN
Setelah Holmes menyebutkan media tempatnya bekerja, Trump berseru:
“Anda berita palsu. Diam! Anda wartawan palsu.”
Menjawab pertanyaan soal makanan di kapal, Trump menegaskan:
“Ada. Itu laporan CNN palsu. Selama bertahun-tahun, kami menempatkan mereka di sana jauh lebih lama. Seorang laksamana mengatakan kepada saya; ‘Saya pernah berada di kapal jauh lebih lama dari itu, Pak’. Dan orang-orang di Lincoln mengatakan kapal itu dirawat dengan sangat baik.”
Kapal induk USS Abraham Lincoln saat ini ditugaskan dalam operasi militer melawan Iran, dan laporan CNN sebelumnya menyoroti memburuknya kondisi di atas kapal, termasuk kabar tentang tujuh tentara AS yang tewas dalam baku hantam di kapal tersebut.
Reaksi CNN dan Gedung Putih
Seorang juru bicara CNN menyatakan kepada Newsweek bahwa media tersebut tetap berpegang teguh pada laporan mengenai kondisi USS Abraham Lincoln.
Di sisi lain, akun resmi Gedung Putih di platform X bernama Rapid Response 47 mengunggah video interaksi tersebut disertai komentar yang ditujukan langsung kepada Holmes:
“Suatu hari nanti, anak-anak Anda akan menemukan pertanyaan Anda yang menjijikkan dan tidak manusiawi. Mereka akan merasa muak dan malu memiliki orang tua yang begitu tidak berperasaan dan penuh dendam. Ini sangat mengkhawatirkan.”
CNN merespons dengan pernyataan di X yang menegaskan bahwa Kristen Holmes merupakan salah satu jurnalis paling berpengalaman dan dihormati dalam peliputan Gedung Putih.
“Sore ini, dia menjalankan tugasnya dan mengajukan pertanyaan sulit, relevan, dan layak diberitakan kepada Presiden Amerika Serikat atas nama rakyat Amerika. Pejabat publik bebas mempertanyakan pemberitaan yang tidak mereka setujui, tetapi serangan pribadi terhadap jurnalis karena mengajukan pertanyaan berada di bawah martabat jabatan tersebut dan bertentangan dengan prinsip-prinsip pers bebas. Kami berdiri teguh bersama Kristen dan menolak serangan ini dengan sekuat tenaga.”
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Trump Bentak Wartawan AS Tak Terima?
Trump Bentak Wartawan AS Tak Terima is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Trump Bentak Wartawan AS Tak Terima matter?
Trump Bentak Wartawan AS Tak Terima matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
