Berlogo Kemhan, Haji Isam Kerahkan Kapal Pesiar untuk Dukung Swasembada Pangan

berlogo-kemhan-haji-isam-kerahkan-kapal-pesiar-untuk-dukung-swasembada-pangan-icf

Kapal Mewah Haji Isam Jadi Pangkalan Bergerak Ketahanan Pangan

Beritasosial.com – Jakarta – Berlogo Kemhan Haji Isam Kerahkan kapal pesiar J7 Explorer untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Kapal sepanjang 120 meter yang dimiliki oleh pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Samsudin Arsyad, kini mendapat tugas baru yang sangat strategis. Lambung kapal mewah tersebut kini disemati logo resmi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, menandakan pergeseran fungsi dari yacht pribadi menjadi aset operasional negara.

Kapal ini tidak lagi hanya digunakan untuk plesiran mewah, melainkan telah bertransformasi menjadi kapal induk atau pangkalan bergerak (floating base camp). Fungsinya sangat krusial dalam mendukung proyek pencetakan sawah skala besar di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Dengan kapasitas 25 kabin dan fasilitas helipad, J7 Explorer mampu menampung sekitar 50 tamu sekaligus menjadi pusat koordinasi para tenaga ahli di lapangan.

Konfirmasi Resmi dari Kementerian Pertahanan

Kementerian Pertahanan telah mengonfirmasi bahwa kapal swasta ini memang digunakan untuk mendukung operasi dan logistik program strategis nasional. Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, menjelaskan bahwa penempelan logo Kemhan pada kapal milik Jhonlin Marine Transport menandakan bahwa aktivitas operasional armada berada di bawah otoritas dan penugasan pemerintah.

Kapal digunakan untuk mendukung kegiatan dan mobilisasi kebutuhan program ketahanan pangan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Wanam, Papua Selatan, serta wilayah Kalimantan dan Sumatera, kata Rico, Sabtu, (15/8/2026).

Rico menegaskan bahwa kepemilikan aset tetap berada di tangan pihak swasta. Namun, pemanfaatannya diarahkan penuh untuk menyokong kerja besar negara dalam mewujudkan swasembada pangan. Inisiatif ini merupakan bagian dari ABP: 121 Kebijakan Transformatif, di mana Presiden Prabowo menunjukkan bahwa negara hadir melalui berbagai inisiatif strategis.

Spesifikasi Kapal dan Transformasi Fungsi

Kapal J7 Explorer sendiri dibangun di Batam dan selesai pada tahun 2022. Kapal berbobot 8.076 GT ini dilengkapi 25 kabin yang sanggup menampung sekitar 50 tamu, fasilitas helipad, serta akomodasi kru dalam jumlah besar. Karakter geografis Papua Selatan yang terisolasi dan minim infrastruktur darat menjadikan keberadaan J7 Explorer sangat krusial.

Kapal ini berfungsi sebagai pusat koordinasi, tempat tinggal sementara para tenaga ahli, sekaligus titik tumpu rantai logistik di tengah sulitnya akses lapangan. Dengan peran barunya di Merauke, J7 Explorer kini melepaskan citranya sebagai yacht mewah. Kapal raksasa ini menjelma menjadi infrastruktur penunjang utama yang bergerak menembus bentang alam timur Indonesia demi menyukseskan proyek pangan nasional.

Pengerahan Sumber Daya Besar-besaran di Merauke

Keterlibatan J7 Explorer menjadi bagian dari pengerahan sumber daya besar-besaran yang dilakukan Haji Isam dalam merespons agenda prioritas ketahanan pangan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Guna mengejar target cetak sawah di Merauke, ribuan unit alat berat serta tenaga profesional dari dalam dan luar negeri diterjunkan langsung ke lokasi proyek.

Sekitar 2.000 ekskavator didatangkan dari China. Selain itu, tenaga ahli dari China, Jepang, dan Eropa juga dilibatkan untuk mendukung pekerjaan di lapangan, ungkap Haji Isam.

Dia menegaskan, keterlibatannya dalam mega proyek ini bukan semata-mata berhitung soal untung rugi bisnis, melainkan bentuk tanggung jawab menjalankan amanah negara. Proyek ini diharapkan tak hanya memperkuat stok pangan nasional, tetapi juga membuka ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kapal Haji Isam

Berapa panjang kapal J7 Explorer? Kapal J7 Explorer memiliki panjang 120 meter dengan bobot 8.076 GT.

Apa fungsi utama kapal ini di Merauke? Kapal berfungsi sebagai pangkalan bergerak (floating base camp) untuk mendukung proyek pencetakan sawah skala besar di Wanam, Papua Selatan.

Kapan kapal ini selesai dibangun? Kapal J7 Explorer selesai dibangun di Batam pada tahun 2022.

Siapa pemilik kapal J7 Explorer? Kapal ini dimiliki oleh Andi Samsudin Arsyad, pengusaha asal Kalimantan Selatan yang lebih dikenal sebagai Haji Isam.

Apa hubungan kapal ini dengan Kementerian Pertahanan? Kapal ini disemati logo Kemhan dan digunakan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional di bawah otoritas pemerintah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai proyek ketahanan pangan di Merauke, Anda dapat mengunjungi [artikel terkait di sindonews.com](https://daerah.sindonews.com).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *