Gedung Bapenda DKI Terbakar, 1.000 ASN Dialihkan ke WFH secara Bergantian

gedung-bapenda-dki-terbakar-1000-asn-dialihkan-ke-wfh-secara-bergantian-rcm

Gedung Bapenda DKI Terbakar 1 000 ASN Dialihkan ke WFH Secara Bergantian

Beritasosial.com – Kebakaran besar melanda Gedung Bapenda DKI Terbakar 1 000 ASN yang berlokasi di Jalan Abdul Muis Nomor 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Peristiwa ini terjadi pada malam hari, Jumat (7/8/2026), sekitar pukul 21.30 WIB. Api dengan cepat merambat ke beberapa lantai bangunan, dengan lantai 11 hingga lantai 16 menjadi area yang paling terdampak oleh si jago merah.

Gedung ini merupakan pusat kerja bagi ribuan aparatur sipil negara (ASN). Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut tidak hanya menampung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), tetapi juga beberapa instansi lain seperti BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, hingga Bank Jakarta. Total pegawai yang berkantor di gedung ini mencapai kurang lebih 1.000 ASN.

Respons Cepat Pemerintah Provinsi

Menanggapi situasi darurat ini, pemerintah provinsi segera mengambil langkah strategis untuk memastikan layanan kepada masyarakat tidak terganggu. Instruksi telah dikeluarkan agar seluruh pegawai yang berkantor di gedung tersebut menerapkan sistem kerja dari rumah secara bergantian. Selain itu, mereka juga diarahkan untuk menggunakan fasilitas Suku Dinas Wilayah Kota atau aset milik Pemprov DKI Jakarta lainnya.

Pramono menekankan bahwa prioritas utama adalah menjaga kelancaran pelayanan publik. Ia juga meyakinkan publik bahwa data perpajakan tetap aman dan tidak terpengaruh oleh kejadian tersebut. Selengkapnya tentang perkembangan terbaru dapat diakses melalui situs resmi daerah.sindonews.com.

Gedung tersebut dihuni oleh beberapa perangkat daerah, yaitu Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta, dengan total kurang lebih 1.000 ASN.

Upaya pemadaman dilakukan dengan cepat oleh tim Damkar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta. Sebanyak 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel dikerahkan untuk mengatasi api. Sekitar pukul 02.00 WIB, si jago merah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Informasi lebih lanjut mengenai prosedur evakuasi telah diterbitkan oleh pihak berwenang.

Alhamdulillah, berkat penanganan yang cepat dan sigap dari Damkar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dengan 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel, sejauh ini dinyatakan tidak ada korban jiwa.

Kebakaran ini terjadi pada Sabtu (8/8/2026) saat Pramono memberikan keterangan resmi kepada media. Ia menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tim pemadam dalam menangani situasi tanpa menimbulkan korban jiwa. Para ASN yang terdampak kini bekerja secara bergantian untuk memastikan operasional pemerintahan tetap berjalan lancar.

Dampak dan Langkah Selanjutnya

Kebakaran di Gedung Bapenda DKI Terbakar 1 000 ASN ini memberikan dampak signifikan terhadap operasional harian. Beberapa layanan publik sementara dialihkan ke lokasi alternatif. Pemerintah provinsi juga telah membentuk tim investigasi untuk menentukan penyebab pasti kebakaran dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Selain itu, evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan gedung akan dilakukan. Para ASN yang bekerja dari rumah diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat. Koordinasi antar-instansi yang berada di gedung yang sama juga diperkuat untuk memastikan komunikasi tetap efektif selama masa pemulihan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kebakaran Gedung Bapenda DKI

1. Kapan kebakaran terjadi? Kebakaran terjadi pada malam hari, Jumat (7/8/2026), sekitar pukul 21.30 WIB.

2. Berapa banyak ASN yang terdampak? Sekitar 1.000 ASN yang berkantor di gedung tersebut dialihkan ke sistem kerja dari rumah secara bergantian.

3. Apakah ada korban jiwa? Tidak ada korban jiwa. Tim Damkar berhasil memadamkan api tanpa menimbulkan korban jiwa.

4. Lantai mana saja yang terdampak? Lantai 11 hingga lantai 16 menjadi area yang paling terdampak oleh kebakaran.

5. Bagaimana status data perpajakan? Data perpajakan tetap aman dan tidak terpengaruh oleh kejadian tersebut.

6. Kapan gedung akan dibuka kembali? Pemerintah provinsi sedang melakukan evaluasi menyeluruh. Informasi lebih lanjut akan diumumkan setelah proses investigasi selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *