Topics Covered: Pakar Ini Yakin AS Akan Menyerang Iran dalam 24 hingga 48 Jam Mendatang

pakar-sebut-as-akan-menyerang-iran-dalam-24-hingga-48-jam-mendatang-inn

Pakar Ini Percaya AS Akan Mengambil Tindakan Militer Terhadap Iran dalam 24 hingga 48 Jam Berikutnya

Topics Covered – Menurut Mohamad Elmasry, profesor studi media dari Institut Studi Pascasarjana Doha, Amerika Serikat tampaknya akan melanjutkan perangnya terhadap Iran dalam beberapa hari mendatang. Pendapat ini muncul setelah Trump mengungkapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Perdana Menteri Israel Netanyahu dan kelompok garis keras di dalam kabinetnya sendiri, seperti diungkapkan kepada Al Jazeera.

Elmasry menekankan bahwa Trump belum memperoleh penyerahan diri dari Iran sesuai dengan harapan, sehingga pihaknya menginginkan penyesuaian dalam negosiasi. Selain itu, presiden juga berharap hasil dari pertemuan terbaru dengan Xi Jinping di Tiongkok bisa memberikan perubahan signifikan dalam pendekatan militer.

Dalam analisisnya, Elmasry menyatakan bahwa Trump sebaiknya mengakhiri konflik sekarang, mengingat dampaknya telah menjadi bencana bagi AS dari segi politik dan ekonomi. Namun, ia berspekulasi bahwa Trump mungkin tidak akan mengambil keputusan tersebut karena membutuhkan kemenangan yang meyakinkan untuk kembali ke rakyat Amerika.

Trump Perkuat Ancaman Terhadap Iran

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump kembali memperkuat ancamannya terhadap Iran, terutama setelah proses negosiasi terus terhambat. Dalam unggahan di platform Truth Social, ia menegaskan bahwa waktu semakin berlalu cepat sebelum serangan militer AS berikutnya.

“Bagi Iran, Waktu Terus Berjalan, dan mereka sebaiknya segera bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka,” tulis Trump dalam pesan singkat.

Unggahan tersebut menggambarkan sikap keras Trump terhadap Iran, meski pemerintahannya masih berusaha mencapai tujuan diplomatis. Sehari sebelumnya, ia juga mengunggah gambar AI yang menunjukkan dirinya berada di atas kapal militer, lengkap dengan keterangan, “Itu adalah ketenangan sebelum badai.”

Konflik antara Iran dan AS dimulai pada 28 Februari, ketika Israel dan AS bersama-sama melakukan serangan terhadap Iran. Dalam konteks ini, Elmasry memprediksi bahwa keputusan militer AS akan segera diambil, tergantung pada dinamika politik yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *