Menilik Perjuangan ‘Sapu Jagat’ Kawal Jemaah Disabilitas di Makkah
Menilik Perjuangan ‘Sapu Jagat’ Kawal Jemaah Disabilitas di Makkah
Menilik Perjuangan Sapu Jagat Kawal Jemaah – Di Tanah Suci, upaya pemerintah dalam menyelenggarakan haji yang inklusif bagi lansia dan penyandang disabilitas terus diuji. Melalui kerja sama lintas sektor, negara berupaya memastikan setiap warga negara memiliki akses ibadah yang setara. Di Kota Makkah, dedikasi para petugas lapangan terlihat jelas sebagai penjaga utama bagi jemaah dengan keterbatasan fisik atau mental.
Peran Petugas Sebagai ‘Sapu Jagat’
Petugas haji daerah Banten, Jaya, menjelaskan bahwa mereka selalu mengawal jemaah secara aktif sepanjang aktivitas. Mereka berada di barisan terbelakang untuk memastikan rombongan tetap utuh. “Petugas seperti ‘sapu jagat’—siap membantu kapanpun dibutuhkan, terutama saat jemaah menghadapi kesulitan dalam ibadah,” ujar Jaya, yang juga disabilitas, saat berbicara dengan Tim Media Center Haji di Aziziyah, Makkah, Arab Saudi, pada Senin (18/5/2026).
Kolaborasi dengan Tenaga Kesehatan
Pendampingan jemaah berkebutuhan khusus memerlukan sinergi erat dengan tenaga medis. Kondisi fisik dan mental yang bervariasi di tengah cuaca Makkah membutuhkan kesabaran ekstra dari dokter kloter. Sarmani, seorang pendamping kloter, mengatakan, “Melayani penyandang disabilitas memang butuh kesabaran, karena kemampuan mereka berbeda dengan jemaah haji biasa.”
Dalam proses ini, pemerintah tetap terbuka terhadap masukan evaluasi teknis dari lapangan. Dinamika pengelolaan data jemaah menjadi salah satu bidang yang sedang diperbaiki. Breaking News! Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026
Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah Serentak pada Rabu 27 Mei 2026
