Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya

AS Pertimbangkan Operasi Militer Kompleks untuk Merebut Uranium Iran
Beritasosial.com – Washington — Amerika Serikat tengah menimbang kemungkinan melaksanakan operasi militer berisiko tinggi guna mengambil uranium yang telah diperkaya dari kompleks nuklir sipil milik Iran. Informasi ini dikemukakan oleh New York Post, yang merujuk pada pernyataan sumber-sumber terpercaya serta para analis pertahanan.
Strategi Pertama: Mobilisasi Pasukan Khusus
Menurut laporan yang beredar, rencana tersebut mencakup partisipasi pasukan operasi khusus, unit darat, serta jaringan logistik yang luas. Tujuannya adalah menembus situs nuklir yang dijaga ketat dan mengekstraksi material strategis. Para pakar memperingatkan bahwa langkah ini menyimpan risiko besar.
Sebelumnya, pihak Iran telah mencatat adanya upaya Amerika Serikat untuk mengambil uranium negara tersebut dengan menyamarkan sebagai operasi penyelamatan pada awal tahun. Pernyataan resmi datang dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, yang menyampaikan pada bulan April:
“Operasi Amerika gagal total. Titik pendaratan pesawat AS di Isfahan sangat jauh dari lokasi yang mereka klaim sebagai tempat persembunyian pilot yang jatuh,” merujuk pada daerah Kohgiluyeh dan provinsi Boyer-Ahmad.
Baghaei kemudian menambahkan bahwa “ada kemungkinan yang tidak dapat dikesampingkan” bahwa operasi AS di Isfahan selatan merupakan bagian dari rencana untuk mencuri uranium yang diperkaya milik Iran, bukan semata-mata misi penyelamatan.
Strategi Kedua: Kebutuhan Ribuan Personel
New York Post melaporkan bahwa pasukan Operasi Khusus AS telah bersiap untuk misi potensial yang melibatkan pengambilan uranium dari fasilitas nuklir sipil Iran. Joseph Rodgers, wakil direktur di Center for Strategic and International Studies, menyatakan kepada media bahwa operasi militer mungkin merupakan cara yang paling mungkin untuk menghilangkan material nuklir Iran jika upaya diplomatik gagal.
