Sarankan Prabowo Bentuk Zaken Kabinet, Hanura Sebut 2 Tahun ke Depan sebagai Waktu Emas
Hanura Usul Prabowo Bentuk Zaken Kabinet Profesional
Beritasosial.com – Partai Hanura menyarankan Prabowo bentuk zaken kabinet agar gagasan besar Presiden Prabowo Subianto dapat diterjemahkan menjadi program yang lebih efektif di tengah masyarakat. Usulan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella saat pemerintahan Prabowo-Gibran memasuki dua tahun masa kerja pada 20 Oktober 2026.
Menurut Rio, dua tahun ke depan merupakan waktu emas bagi pemerintahan Prabowo-Gibran untuk memperkuat agenda kerakyatan. Ia menilai periode tersebut penting sebelum perhatian publik dan elite politik semakin tersedot menuju Pemilu 2029.
Program Kerakyatan Perlu Didukung Pelaksana yang Kompeten
Rio menilai Prabowo memiliki sejumlah gagasan yang berpihak kepada masyarakat kecil. Program Makan Bergizi Gratis atau MBG disebut sebagai upaya agar anak-anak Indonesia memperoleh kebutuhan gizi, sedangkan Koperasi Merah Putih diharapkan membantu petani menghadapi praktik tengkulak yang merugikan.
“Sebenarnya, ide-ide besar yang dimiliki Pak Prabowo sangat humanis. Mulai dari program MBG agar tidak ada lagi anak bangsa yang kelaparan, hingga Koperasi Merah Putih untuk mengantisipasi tengkulak yang menjerat petani,” kata Rio setelah konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force DPP Hanura bersama pengurus DPD, DPC, dan legislator Hanura se-Sulawesi Tenggara di Hotel Claro, Kendari, Jumat (23/10/2026).
Meski demikian, ia menyoroti adanya persoalan dalam pelaksanaan kebijakan di tingkat kementerian. Menurutnya, cita-cita dan arahan Presiden harus dapat dipahami serta dijalankan secara konsisten oleh para menteri dan wakil menteri.
“Persoalannya ada pada tingkat aplikasi. Apa yang dicita-citakan dan digagas oleh Pak Prabowo sebagai presiden, tidak bisa diterjemahkan oleh para menterinya,” ujar Patrice.
Zaken Kabinet Dinilai Bisa Percepat Kinerja Pemerintah
Dalam pandangan Hanura, langkah menyarankan Prabowo bentuk zaken kabinet berarti mendorong susunan kabinet yang lebih mengutamakan kompetensi, pengalaman, dan kapasitas profesional. Rio berharap pengisian jabatan di pemerintahan tidak hanya didasarkan pada kebutuhan akomodasi politik atau penghargaan kepada tim pemenangan.
Ia menilai kementerian membutuhkan figur yang benar-benar menguasai bidang kerja masing-masing, mampu mengelola anggaran, menjaga koordinasi antarlembaga, serta memastikan program pemerintah memberi manfaat nyata bagi warga. Dengan kabinet profesional, gagasan presiden dinilai lebih mudah diwujudkan dari perencanaan hingga pelaksanaan di daerah.
“Warna kabinet harus mulai diubah menjadi wajah profesional, agar ide besar presiden bisa diwujudkan. Kabinet kerja atau zaken kabinet harus jadi orientasi ke depan. Pak Prabowo punya waktu tiga tahun lagi untuk mewujudkan cita-cita besarnya, dan beliau harus berani mengevaluasi kabinet dari tingkat menteri hingga wakil menteri,” jelasnya.
Rio mengusulkan evaluasi atau perombakan kabinet dilakukan pada awal 2027. Momentum itu dinilai penting karena pelaksanaan APBN 2027 memerlukan jajaran kementerian yang siap bekerja sejak awal tahun, sehingga kesinambungan program dan pelayanan publik tetap terjaga.
Dua Tahun Mendatang Disebut Periode Penentu
Hanura memandang 2027 dan 2028 sebagai periode penentu bagi pemerintahan Prabowo-Gibran. Rio menilai tahun keempat pemerintahan akan semakin diwarnai dinamika politik menjelang Pemilu 2029, sehingga fokus terhadap agenda kerakyatan berpotensi menghadapi tantangan lebih besar.
“Tahun keempat, sudah masuk tahun politik. Presiden tidak akan bisa fokus lagi pada persoalan kerakyatan. Sebab itu, dua tahun ke depan adalah waktu emas bagi Prabowo-Gibran,” ujarnya.
Selain menyarankan Prabowo bentuk zaken kabinet, Rio juga menyoroti konsolidasi internal Hanura di Sulawesi Tenggara. Ia mengapresiasi pembentukan 221 Pimpinan Anak Cabang atau PAC yang berada di tingkat kecamatan sebagai bagian dari persiapan organisasi menghadapi Pemilu 2029.
FAQ
Apa yang dimaksud zaken kabinet?
Zaken kabinet adalah susunan kabinet yang menempatkan kompetensi, pengalaman, dan kemampuan profesional sebagai pertimbangan utama dalam memilih menteri atau pejabat pemerintahan.
Mengapa Hanura mengusulkan evaluasi kabinet pada awal 2027?
Hanura menilai awal 2027 menjadi waktu strategis karena pemerintah akan menjalankan APBN 2027 dan membutuhkan tim kementerian yang siap bekerja sejak awal tahun.
Mengapa dua tahun ke depan disebut waktu emas?
Menurut Rio, 2027 dan 2028 menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan program kerakyatan sebelum perhatian politik semakin mengarah pada Pemilu 2029.