Presiden Prabowo: Turut Berduka Atas Musibah Gempa Bumi yang Melanda NTT
Presiden Prabowo Ungkap Duka Cita Pasca Gempa M7,7 di NTT
Beritasosial.com – Jakarta – Indonesia kembali dikejutkan dengan bencana alam yang tidak terduga. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026) pagi hari. Bencana ini telah menewaskan 47 orang dan merusak 346 rumah di berbagai lokasi terdampak. Menanggapi musibah tersebut, Presiden Prabowo Subianto segera menyampaikan rasa berduka melalui akun media sosial Instagram @prabowo.
Turut berduka atas musibah gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur.
Perintah Penanganan Cepat dari Istana
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat dalam penanganan bencana. Selain itu, sejumlah pejabat pusat juga ditugaskan langsung menuju Labuan Bajo dan Maumere pada hari yang sama. Langkah ini diambil untuk memastikan koordinasi penanganan di lapangan berjalan optimal.
Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Presiden Prabowo juga telah menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere hari ini.
Daftar pejabat yang ditugaskan mencakup Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, serta Wakil Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Sosial. Kehadiran mereka diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi dan distribusi bantuan.
Bantuan BUMN dan Sembako Dikirim ke NTT
Tidak hanya pejabat pemerintah, tim dari berbagai Badan Usaha Milik Negara dan lembaga terkait juga diberangkatkan untuk mendukung penanganan. Perusahaan seperti PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog mengirimkan personelnya ke wilayah terdampak. Langkah ini menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan BUMN dalam menghadapi bencana.
Pemerintah juga telah mengirimkan bantuan kebutuhan pokok berupa 50.000 paket sembako dari Bantuan Presiden yang ditujukan khusus untuk masyarakat di Maumere. Seskab Teddy menegaskan bahwa pemerintah akan terus memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan tepat dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Bantuan tambahan diperkirakan akan terus mengalir seiring dengan kebutuhan yang muncul.
Pemerintah terus bergerak cepat menangani saudara-saudara kita di NTT.
Gempa berkekuatan M7,7 ini juga memicu tsunami yang mengingatkan kembali pada peristiwa serupa yang terjadi pada tahun 1992 di Flores. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam. Pemerintah daerah NTT telah mengaktifkan posko darurat untuk mengkoordinasikan evakuasi dan penampungan korban.
FAQ: Informasi Penting Gempa NTT
Berapa magnitudo gempa yang melanda NTT? Gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) memiliki magnitudo 7,7 dan mengguncang wilayah Flores.
Berapa jumlah korban jiwa? Sampai saat ini, tercatat 47 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Apakah ada tsunami? Ya, gempa ini memicu tsunami yang mengingatkan pada peristiwa serupa tahun 1992 di Flores.
Bantuan apa yang dikirim pemerintah? Pemerintah mengirimkan 50.000 paket sembako dan mengerahkan tim dari berbagai BUMN seperti PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog.
Siapa saja pejabat yang ditugaskan ke lokasi? Pejabat yang ditugaskan meliputi Menko PMK, Mendagri, Men PU, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, serta Wakil Menteri Kesehatan dan Sosial.