Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pihak Febrie Adriansyah Sebut Sutrimo Bukan Karumga, Tapi Penjaga Rumah Kosong

Published August 13, 2026 · Updated August 13, 2026 · By Jessica Taylor - beritasosial.com

Foto : Jessica Taylor - beritasosial.com

Sutrimo Penjaga Rumah Kosong, Bukan Karumga Febrie Adriansyah

Beritasosial.com – Kantor kuasa hukum Febrie Adriansyah melalui pengacara Firman Wijaya telah merilis pernyataan resmi yang menyangkal klaim sebelumnya mengenai status Sutrimo. Pernyataan ini menegaskan bahwa Pihak Febrie Adriansyah Sebut Sutrimo bukan sebagai kepala rumah tangga atau karumga, melainkan seorang penjaga rumah kosong yang tinggal di lokasi tersebut. Klarifikasi ini penting untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai peran almarhum dalam kehidupan sang klien.

Sutrimo ditemukan dalam kondisi tewas di area depan Klinik Mordent yang berlokasi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh tim hukum, posisi almarhum sebenarnya lebih tepat digambarkan sebagai penjaga rumah kosong yang juga bertugas menjaga properti milik Febrie Adriansyah. Pernyataan ini dilontarkan pada Kamis, 13 Agustus 2026, saat Firman memberikan keterangan pers kepada media.

"Jadi posisi almarhum bukan sebagai karumga seperti yang banyak disampaikan, namun lebih ke menjaga rumah yang kosong dan tinggal di sana," jelas Firman Wijaya saat memberikan keterangan pada Kamis (13/8/2026).

Hubungan Sutrimo dengan Febrie Adriansyah

Firman menambahkan bahwa berdasarkan informasi dari keluarga, Sutrimo telah menderita penyakit diabetes dalam waktu yang cukup lama. Kondisi kesehatan ini menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam proses penyidikan. Tim hukum juga menyampaikan bahwa keluarga berharap peristiwa ini tidak dihubungkan secara dini dengan perkara yang sedang dijalani Pak FA di Kejaksaan Agung.

Menurut penjelasan Firman, Sutrimo tidak bekerja secara terus-menerus bersama Febrie Adriansyah. Pria tersebut kerap pulang kampung atau mengambil pekerjaan lain di luar tanggung jawabnya sebagai penjaga rumah. Pola kerja seperti ini menunjukkan bahwa hubungan antara Sutrimo dan Febrie lebih bersifat fleksibel dan tidak terikat secara ketat.

Saat ini, kepolisian sedang menyelidiki penyebab pasti kematian Sutrimo, termasuk melakukan ekshumasi dan pengambilan sampel untuk memastikan penyebab kematiannya. Proses ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kondisi kesehatan almarhum sebelum kematiannya terjadi.

Harapan Keluarga dan Proses Hukum

Tim advokat Febrie Adriansyah mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Hal ini termasuk praperadilan yang merupakan hak asasi setiap warga negara dalam upaya menegakkan hukum yang berkeadilan. Pihak Febrie Adriansyah Sebut Sutrimo sebagai penjaga rumah kosong juga bertujuan untuk mencegah kesalahpahaman publik.

"Tidak mencampuradukan peristiwa almarhum dengan proses hukum yang berjalan dan tidak menjadikan peristiwa ini sebagai alat untuk mendelegitimasi praperadilan yang akan segera berjalan," tegas Firman.

Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis, 23 Juli 2026, di depan Klinik Mordent, kawasan Jakarta Selatan. Korban kemudian segera dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring, namun dinyatakan sudah meninggal dunia. Kejadian ini telah memicu berbagai spekulasi di masyarakat, terutama terkait hubungannya dengan kasus korupsi yang sedang dihadapi oleh mantan pejabat Kejaksaan tersebut.

Keluarga Sutrimo telah memberikan keterangan lengkap mengenai kondisi kesehatan almarhum yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Mereka berharap proses penyidikan dapat berjalan objektif dan tidak terpengaruh oleh narasi-narasi yang berkembang di media sosial maupun media massa.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Sutrimo

Siapa Sutrimo dan apa perannya? Sutrimo adalah seorang penjaga rumah kosong yang tinggal di properti milik Febrie Adriansyah. Ia bukan kepala rumah tangga atau karumga seperti yang sempat diklaim sebelumnya.

Kapan Sutrimo ditemukan tewas? Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis, 23 Juli 2026, di depan Klinik Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Apakah ada hubungan dengan kasus korupsi Febrie Adriansyah? Tim hukum menyatakan bahwa keluarga berharap peristiwa ini tidak langsung dikaitkan dengan kasus korupsi yang sedang dihadapi oleh mantan Jampidsus Kejagung tersebut.

Apa yang sedang dilakukan kepolisian? Kepolisian sedang menyelidiki penyebab pasti kematian Sutrimo, termasuk melakukan ekshumasi dan pengambilan sampel untuk memastikan penyebab kematiannya.

Bagaimana kondisi kesehatan Sutrimo? Berdasarkan informasi dari keluarga, Sutrimo telah menderita penyakit diabetes dalam waktu yang cukup lama, bahkan sejak bertahun-tahun sebelum kematiannya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini, pembaca dapat mengikuti update dari sumber terpercaya seperti Sindonews Nasional yang menyajikan berita terkini seputar proses hukum dan perkembangan terbaru.

Related Reading