Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Misbakhun Tepis Tudingan soal Keterkaitannya dengan Cukai Rokok

Published September 13, 2026 · Updated September 13, 2026 · By Anthony Smith - beritasosial.com

Foto : Anthony Smith - beritasosial.com

Misbakhun Bantah Keterlibatan dalam Pemesanan Pita Cukai Rokok

Beritasosial.com – Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun membantah tudingan yang mengaitkan namanya dengan urusan pemesanan pita cukai rokok. Ia menegaskan tidak pernah melakukan hal yang disebut dalam pemberitaan dan menilai isu tersebut perlu diklarifikasi kepada pihak yang memang berwenang.

Melalui pesan WhatsApp pada Minggu, 13 September 2026, Misbakhun menyatakan dirinya tetap memegang amanah masyarakat di daerah pemilihannya, terutama warga yang menggantungkan penghidupan pada sektor tembakau.

“Saya tidak melakukan apa yang disampaikan dalam siaran atau berita tersebut,” kata Misbakhun.

Klarifikasi itu disampaikan setelah muncul informasi yang menyeret namanya dalam persoalan pita cukai rokok. Misbakhun menekankan bahwa mekanisme pemesanan pita cukai bukan berada dalam kewenangan dirinya sebagai anggota DPR.

Sistem Elektronik dan Kewenangan DJBC

Ia menjelaskan seluruh pemesanan pita cukai dilakukan melalui sistem elektronik di bawah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan. Karena proses administrasinya telah ditangani melalui sistem tersebut, Misbakhun menyatakan tidak memiliki kaitan dengan pemesanan yang dipersoalkan.

“Semua pemesanan pita cukai harus melalui sistem pemesanan secara elektronik. Jadi, tidak ada hubungannya dengan saya,” katanya.

Untuk memastikan duduk perkara isu itu, Misbakhun menghubungi Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC Nirwala Dwi Heryanto. Dari komunikasi tersebut, ia menyebut namanya tidak tercatat dalam persoalan pemesanan pita cukai rokok sebagaimana yang ramai dibicarakan.

“Pak Nirwala menyampaikan tidak ada nama saya dalam persoalan pemesanan pita cukai rokok,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penelusuran atau investigasi atas dugaan penyalahgunaan penjualan pita cukai merupakan ranah DJBC. Publik dipersilakan meminta penjelasan langsung kepada lembaga yang memiliki kewenangan investigatif maupun pihak pembuat pemberitaan agar informasi yang berkembang dapat diuji secara objektif.

Pita cukai merupakan bagian penting dalam pengawasan produk hasil tembakau. Pengaturannya berkaitan dengan penerimaan negara, kepatuhan industri, serta pengendalian peredaran produk rokok. Karena itu, isu mengenai pemesanannya membutuhkan pemeriksaan melalui prosedur resmi dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Klarifikasi Mengenai Adi Harnowo

Selain merespons tudingan terkait pita cukai, Misbakhun memberikan penjelasan mengenai nama Adi Harnowo yang disebut dalam pemberitaan atau siniar. Ia menyampaikan bahwa Adi Harnowo adalah tenaga ahli DPR yang telah lama tidak bekerja untuk dirinya.

Misbakhun memastikan nama tersebut tidak tercantum dalam daftar tenaga ahli yang mendampinginya sejak anggota DPR periode 2024–2029 dilantik pada Oktober 2024. Ia meminta pihak yang membutuhkan keterangan lebih lanjut untuk mengonfirmasi langsung kepada Adi Harnowo.

“Silakan konfirmasi langsung ke yang bersangkutan,” katanya.

Sikap terhadap Petani dan Industri Tembakau

Misbakhun menilai rekam jejaknya sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Timur II dapat dilihat sebagai gambaran sikapnya terhadap industri hasil tembakau. Wilayah seperti Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan memiliki banyak masyarakat yang kehidupannya terkait dengan sektor tersebut, mulai dari petani hingga pekerja industri.

Ia menyatakan konsisten memperjuangkan kepentingan petani tembakau. Salah satu perhatian yang kerap ia suarakan adalah agar tarif cukai rokok sigaret kretek tangan tetap rendah, sehingga tekanan terhadap ekosistem tembakau tidak semakin berat.

Bagi Misbakhun, kebijakan cukai tidak hanya menyangkut angka penerimaan, melainkan juga berdampak pada rantai ekonomi yang melibatkan petani tembakau, buruh pabrik rokok, dan pelaku usaha di industri hasil tembakau. Ia kembali menekankan tidak akan mengabaikan amanah konstituennya yang banyak bekerja di sektor tersebut.

Tokoh Daerah Minta Penilaian Objektif

Penyebutan nama Misbakhun dalam isu tersebut turut mendapat perhatian dari sejumlah tokoh masyarakat di daerah pemilihannya. Tokoh masyarakat Kabupaten Probolinggo, Wahid Nurahman, meminta publik tidak segera menerima suatu narasi sebagai fakta sebelum ada pembuktian yang objektif.

“Publik perlu melihat rekam jejak dan kontribusi beliau secara utuh. Jika ada tuduhan atau dugaan tertentu, tentu harus dibuktikan berdasarkan fakta dan proses hukum yang objektif, bukan hanya asumsi atau opini,” ujar Wahid.

Wahid menyebut Misbakhun selama ini dikenal menyuarakan kepentingan petani tembakau, buruh pabrik rokok, dan keberlanjutan industri hasil tembakau nasional. Ia juga menilai sikap Misbakhun dalam pembahasan cukai tembakau terlihat konsisten, termasuk dalam dorongan agar kenaikan tarif tidak membebani industri rokok.

“Selama ini Pak Misbakhun memang dikenal sangat gigih menyuarakan agar Cukai Hasil Tembakau tidak dinaikkan demi melindungi ekosistem industri rokok nasional,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Sekretaris Ormas Madas Serumpun Agus Cahyono. Ia menilai pembahasan mengenai Misbakhun perlu ditempatkan secara utuh dengan melihat kiprahnya dalam memperjuangkan kelompok masyarakat yang bekerja pada sektor tembakau.

“Jangan sampai perjuangan itu diabaikan hanya karena adanya narasi yang terus-menerus membangun citra negatif terhadap beliau,” ujar Agus.

Agus menambahkan, Misbakhun dipandang konsisten menyampaikan aspirasi masyarakat yang kehidupannya bertumpu pada sektor tembakau. Di tengah berkembangnya isu mengenai pita cukai, klarifikasi melalui institusi yang memiliki kewenangan menjadi penting agar penilaian publik tidak dibangun dari dugaan semata.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Misbakhun Tepis Tudingan soal Keterkaitannya?

Misbakhun Tepis Tudingan soal Keterkaitannya is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Misbakhun Tepis Tudingan soal Keterkaitannya matter?

Misbakhun Tepis Tudingan soal Keterkaitannya matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.