Danpushidrosal Sematkan Brevet Hidro-Oseanografi ke Wakasal hingga Wagub Lemhannas
Danpushidrosal Sematkan Brevet Hidro Oseanografi ke Pejabat Senior
Beritasosial.com – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal), Laksamana Madya TNI Budi Purwanto, telah melakukan upacara penyematan Brevet Hidro Oseanografi kepada sejumlah pejabat tinggi militer dan sipil. Upacara istimewa ini diselenggarakan di atas kapal survei KRI Canopus-936 yang berlabuh di perairan Teluk Jakarta pada Rabu, 12 Agustus 2026. Baca juga: Kegiatan survei hidro-oseanografi terbaru.
Penyematan brevet kehormatan ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus simbol apresiasi atas perhatian, dukungan, dan komitmen para penerima terhadap pengembangan kemampuan hidro-oseanografi nasional yang semakin vital bagi kedaulatan maritim Indonesia.
Para Penerima Brevet Kehormatan dari Berbagai Instansi
Upacara penyematan brevet kali ini menghadirkan daftar penerima yang cukup panjang dan mencakup perwakilan dari berbagai instansi strategis nasional. Di antara para penerima terkemuka adalah Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksdya TNI Edwin serta Wakil Gubernur Lemhannas Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya peran Pushidrosal dalam ekosistem pertahanan dan keamanan nasional.
Selain itu, Sekjen Kemhan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo dan Kabalog Kemhan Marsdya Yusuf Jauhari juga menjadi salah satu penerima kehormatan tersebut. Para perwira tinggi TNI lainnya yang hadir antara lain Irjen TNI Laksdya TNI Hersan, Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi, dan Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah.
Irjenal Laksdya TNI Achmad Wibisono, Asrena Kasal Laksda TNI H.Krisno Utomo, serta Pangkoarmada III Laksda TNI Dato Rusman S.N turut menerima brevet kehormatan. Danseskoal Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo juga menjadi bagian dari rangkaian penerima brevet kali ini. Kehadiran para pejabat dari berbagai level ini mencerminkan betapa strategisnya bidang hidro-oseanografi bagi Indonesia.
Rangkaian Kegiatan Survei dan Pelayaran di Perairan Jakarta
Sebelum upacara penyematan, para perwakilan penerima brevet kehormatan terlebih dahulu melakukan peninjauan langsung terhadap kegiatan survei hidro-oseanografi di kawasan Pantai Festival Ancol. Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan survei yang mencakup berbagai aspek teknis dan operasional. Lihat juga: Teknologi survei modern Pushidrosal.
Kegiatan yang ditinjau meliputi survei geodetik dan garis pantai, pengamatan meteorologi, penggunaan teknologi survei drone, pengamatan pasang surut, hingga praktik levelling. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pelayaran menggunakan KAL Alnitak dan KAL Alnilam menuju titik rendezvous KRI Canopus-936. Perjalanan laut ini memungkinkan para pejabat merasakan langsung suasana operasional kapal survei.
Dalam perjalanan laut tersebut, para penerima brevet berkesempatan menyaksikan secara langsung kegiatan pengukuran arus dan gelombang. Mereka juga melihat proses investigasi pipa dan kabel bawah laut yang merupakan bagian integral dari tugas survei hidro-oseanografi Pushidrosal. Kegiatan ini sangat penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur maritim nasional.
Penjelasan Peralatan Survei dan Puncak Acara Penyematan
Setelah tiba di KRI Canopus-936, para pejabat menerima paparan komprehensif mengenai kemampuan dan peralatan survei yang dimiliki kapal tersebut. Penjelasan mencakup berbagai alat canggih seperti Side Scan Sonar (SSS), Sub Bottom Profiler (SBP), dan Autonomous Surface Vessel (ASV). Peralatan-peralatan ini menjadi tulang punggung operasional survei hidro-oseanografi modern.
Alat-alat lain yang dipaparkan antara lain Gradiometer, Sparker, C-Node, Autonomous Underwater Vehicle (AUV), Unmanned Aerial Vehicle (UAV), serta Ping Locator. Puncak kegiatan dilaksanakan di Geladak Heli KRI Canopus-936 melalui prosesi formal penyematan brevet. Prosesi dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan dengan penyematan brevet dan pemasangan baret kehormatan Hidro-Oseanografi oleh Danpushidrosal. Penyerahan sertifikat juga dilakukan sebagai bagian dari rangkaian acara.
Penyematan brevet kehormatan ini tidak semata-mata menjadi simbol penghargaan, tetapi juga merefleksikan kedekatan dan sinergi antara Pushidrosal dengan para pemangku kepentingan strategis dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut serta kepentingan nasional di bidang hidro-oseanografi.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apa itu Brevet Hidro Oseanografi? Brevet Hidro Oseanografi adalah penghargaan kehormatan yang diberikan kepada individu yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu dan teknologi hidro-oseanografi di Indonesia.
Siapa saja yang berhak menerima Brevet Hidro Oseanografi? Brevet ini dapat diberikan kepada perwira TNI, pejabat sipil, akademisi, dan pihak lain yang memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan survei dan penelitian hidro-oseanografi nasional.
Apa peran Pushidrosal dalam survei hidro-oseanografi? Pushidrosal bertanggung jawab atas pelaksanaan survei hidro-oseanografi yang mencakup pemetaan dasar laut, pengukuran arus dan gelombang, investigasi pipa dan kabel bawah laut, serta pengamatan meteorologi dan oseanografi.
Bagaimana pentingnya survei hidro-oseanografi bagi Indonesia? Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia sangat bergantung pada data hidro-oseanografi untuk pembangunan infrastruktur maritim, keamanan pelayaran, pengelolaan sumber daya laut, dan pertahanan nasional.