Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

BGN Targetkan 3,5 Juta Guru Ikut Program Literasi Gizi dan Keamanan Pangan

Published August 13, 2026 · Updated August 13, 2026 · By Matthew Smith - beritasosial.com

Foto : Matthew Smith - beritasosial.com

BGN Dorong 3,5 Juta Pendidik Ikuti Program Literasi Gizi dan Keamanan Pangan

Beritasosial.com – Jakarta – Peluncuran program baru Badan Gizi Nasional (BGN) berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan partisipasi 658.300 guru serta tenaga kependidikan pada fase pertama. Acara yang berlangsung Rabu, 12 Agustus 2026 ini sekaligus membuka jalan bagi perluasan cakupan hingga mencapai 3,5 juta pendidik di seluruh nusantara.

Dalam tahap awal, distribusi peserta program terfokus pada tiga wilayah utama. DKI Jakarta menyumbang 53.831 orang, Jawa Barat dengan jumlah terbesar mencapai 492.944 orang, dan Banten sebanyak 111.525 orang. Angka-angka tersebut mencerminkan komitmen BGN untuk membangun fondasi edukasi gizi yang kuat melalui para pengajar.

Peran Strategis Guru dalam MBG

Kepala BGN Sudaryono menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah fundamental sebelum program diperluas secara nasional. Ia menjelaskan bahwa hari ini menandai dimulainya proses yang akan terus berkembang.

Hari ini adalah kick-off. Di tahap awal ini kami menyasar 658.300 guru yang tersebar di DKI, Jawa Barat, dan Banten. Untuk kemudian nanti kami perlebar sehingga dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kami bisa menjangkau 3,5 juta guru yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sudaryono menambahkan bahwa keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bergantung pada penyediaan makanan bergizi. Guru memiliki tanggung jawab ganda dalam mendampingi peserta didik melalui edukasi gizi dan keamanan pangan yang komprehensif.

Bukan hanya kemudian menyediakan makan. Memang itu menjadi salah satu kegiatan kita yang paling besar, tapi sebetulnya tujuannya bukan hanya itu. Salah satunya adalah terkait literasi dan edukasi terkait gizi.

Webinar Bertahap untuk Memperluas Jangkauan

Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Mariman Darto, menguraikan rencana lanjutan setelah acara kick-off. Program ini akan dilanjutkan melalui serangkaian webinar yang dilaksanakan secara bertahap untuk menjangkau lebih banyak guru di berbagai daerah.

Kick-off hari ini menjadi tahap awal yang selanjutnya akan diteruskan melalui webinar secara bertahap untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus memberikan dampak yang lebih luas kepada peserta didik, penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis.

Mariman juga menyoroti bahwa keberhasilan MBG ditentukan oleh beberapa faktor kunci. Selain ketersediaan makanan bergizi, pemahaman tentang gizi seimbang, keamanan pangan, kebersihan, dan kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah menjadi elemen penting. Guru berperan sebagai penghubung antara sekolah, peserta didik, orang tua, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Selain itu, BGN juga mengeluarkan aturan baru terkait konsumsi makanan MBG. Makanan harus dikonsumsi maksimal 4 jam setelah dimasak dan tidak diperbolehkan dibawa pulang. Aturan ini bertujuan memastikan kualitas nutrisi tetap terjaga selama proses distribusi dan konsumsi.

BGN juga memberikan tenggat waktu hingga 10 Agustus bagi Satuan Penyelenggara Pangan Gizi (SPPG) yang belum mendapatkan Surat Lulus Hasil Sertifikasi (SLHS). Langkah ini diharapkan dapat mempercepat implementasi program secara optimal di seluruh Indonesia.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is BGN Targetkan 3 5 Juta Guru?

BGN Targetkan 3 5 Juta Guru is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does BGN Targetkan 3 5 Juta Guru matter?

BGN Targetkan 3 5 Juta Guru matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.