Siap Harumkan Nama Bangsa, Audrey Bianca Bertolak ke Vietnam Wakili Indonesia di Miss World 2026
Siap Harumkan Nama Bangsa Audrey ke Miss World 2026
Beritasosial.com – Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca, resmi memulai perjalanan internasionalnya menuju Vietnam. Pesawat yang membawanya bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu dini hari pukul 02.00 WIB tanggal 8 Agustus 2026. Putri cantik ini akan berkompetisi dalam ajang Miss World 2026 yang diselenggarakan secara maraton dari 8 Agustus hingga malam puncak pada 5 September 2026. Dengan semangat tinggi, Audrey siap Harumkan Nama Bangsa Audrey di kancah dunia internasional.
Sebelum keberangkatan, Audrey tiba di bandara sekitar pukul 21.30 WIB dengan ditemani sang ibu, Kristina Dartiani. Penampilannya memukau dengan atasan off-shoulder berwarna navy yang dipadukan dengan bawahan putih. Selempang bertuliskan "Miss World Indonesia 2025" menambah kesan anggun pada penampilannya. Kehadiran Audrey di Vietnam ini menjadi momen bersejarah bagi keluarga dan para penggemar kecantikan Indonesia.
Perjalanan dan Harapan di Tanah Vietnam
Saat tiba di Vietnam, Audrey akan langsung menjalani proses karantina yang berlangsung hampir satu bulan penuh. Bagi dirinya, kesempatan ini bukan sekadar kompetisi kecantikan biasa, melainkan realisasi dari mimpi masa kecilnya untuk menjadi diplomat. Perjalanan panjang ini dimulai dari pemilihan tingkat nasional hingga representasi Indonesia di panggung global.
"Membawa nama Indonesia sudah menjadi mimpi saya sejak kecil. Itu pula yang menjadi alasan saya berkuliah di jurusan Ilmu Politik. Impian saya sejak dulu adalah menjadi seorang diplomat. Saya sangat berterima kasih kepada Yayasan Miss Indonesia dan Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesempatan sekali seumur hidup ini," tuturnya.
Latar belakang pendidikannya dalam bidang Ilmu Politik menjadi fondasi penting dalam menjalankan peran sebagai perwakilan negara di kancah internasional. Dengan bekal pengetahuan politik, Audrey berharap dapat memberikan kontribusi lebih dari sekadar penampilan di panggung Miss World.
Proyek Beauty with a Purpose dari Sumba
Audrey tidak hanya mengandalkan penampilan fisik, tetapi juga membawa proyek sosial yang bermakna. Bertajuk "Habis Gelap Terbitlah Terang", proyek ini berasal dari Sumba, Nusa Tenggara Timur, dan berfokus pada kampanye energi terbarukan melalui pemanfaatan listrik tenaga surya. Proyek ini menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian Miss World 2026.
"Jadi, untuk membawa project dari 'Habis Gelap Terbitlah Terang', kami sangat sekali mengangkat sustainable energy. Karena udah di tahun 2026, energi semakin limited, kita tidak punya energi tanpa batas. Dan sebagai lulusan Ilmu Politik, saya sangat menekan sekali sustainable energy karena saya tidak hanya beranggapan bahwa hal ini bermanfaat bagi dunia, tetapi juga membantu penduduk desa dan banyak orang lainnya karena sustainable energy apalagi dalam bentuk panel surya, itu lebih hemat dan lebih berkelanjutan menurut saya," papar Audrey.
Proyek ini tidak hanya fokus pada aspek lingkungan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat lokal di Sumba. Melalui pemanfaatan energi surya, masyarakat dapat mengakses listrik yang lebih stabil dan terjangkau, sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil.
Persiapan Menuju Panggung Dunia
Proses persiapan Audrey untuk Miss World 2026 telah dimulai sejak satu tahun setelah ia meraih gelar Miss Indonesia 2025. Bersama tim Miss Indonesia, Star Media Nusantara, dan VVIP Skin Center, ia telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh. Persiapan ini mencakup latihan berjalan, wawancara, dan pengembangan proyek sosial.
"Jadi, sudah setahun sejak saya memenangkan gelar Miss Indonesia, dan sudah setahun pula saya menjalani persiapan untuk Miss World. Saya bersama tim Miss Indonesia, Star Media Nusantara, dan VVIP Skin Center telah melakukan segalanya, dan saya sangat yakin bahwa saya siap untuk berangkat ke Miss World," ungkap dia.
Di antara berbagai persiapan yang dilakukan, kesiapan mental, fisik, serta kematangan proyek sosial di Sumba menjadi senjata utama Audrey untuk memikat hati para juri internasional. Setiap aspek persiapan dilakukan dengan teliti untuk memastikan Audrey tampil optimal di Vietnam.
"Selain kesiapan mental dan fisik, proyek Beauty with a Purpose di Sumba menjadi kunci utama persiapan kami. Saya sangat bangga bisa membawa proyek sosial ini ke panggung internasional," pungkas Audrey.
Audrey juga menyampaikan harapannya untuk membawa nama Indonesia lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia ingin menunjukkan jati diri yang sebenarnya serta keindahan budaya masyarakat Indonesia di mata dunia. Representasi Indonesia di Miss World 2026 menjadi momen penting untuk mempromosikan kekayaan budaya nusantara.
"Saya berharap bisa membawa nama Indonesia jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Saya ingin menunjukkan jati diri yang sebenarnya, sisi terbaik dari diri saya, sekaligus keindahan budaya masyarakat Indonesia," ujar Audrey.
Selain itu, pesan dari Liliana Tanoesoedibjo Callista yang berbunyi "Be Yourself!" menjadi motivasi bagi Audrey untuk tampil autentik di panggung Miss World 2026. Pesan ini mengingatkan Audrey untuk tetap menjadi dirinya sendiri di tengah tekanan kompetisi internasional.
Frequently Asked Questions
1. Kapan Miss World 2026 diselenggarakan?
Miss World 2026 diselenggarakan secara maraton dari 8 Agustus hingga malam puncak pada 5 September 2026 di Vietnam.
2. Di mana lokasi kompetisi Miss World 2026?
Kompetisi Miss World 2026 berlangsung di Vietnam, dengan Audrey Bianca bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 8 Agustus 2026.
3. Apa proyek Beauty with a Purpose yang dibawa Audrey?
Audrey membawa proyek "Habis Gelap Terbitlah Terang" dari Sumba, Nusa Tenggara Timur, yang berfokus pada kampanye energi terbarukan melalui pemanfaatan listrik tenaga surya.
4. Berapa lama proses karantina Audrey di Vietnam?
Audrey akan menjalani proses karantina yang berlangsung hampir satu bulan penuh setelah tiba di Vietnam.
5. Apa motivasi Audrey menjadi Miss World 2026?
Sebagai lulusan Ilmu Politik, Audrey memiliki mimpi sejak kecil untuk menjadi diplomat dan membawa nama Indonesia di kancah internasional.