Pusing Berputar saat Menoleh dan Bangun Tidur, Benarkah Tanda Darah Rendah?
Pusing Berputar saat Menoleh dan Bangun: Bukan Hanya Tanda Darah Rendah
Beritasosial.com – Banyak orang yang merasa tidak nyaman ketika mengalami sensasi berputar tiba-tiba. Kondisi ini umumnya terjadi saat seseorang mengubah posisi tubuh, seperti saat bangun dari tempat tidur atau menoleh ke samping. Fenomena ini sering disebut sebagai Pusing Berputar saat Menoleh dan Bangun. Selama ini, masyarakat cenderung mengaitkannya dengan tekanan darah rendah atau anemia. Padahal, penyebab utamanya bisa berasal dari gangguan pada sistem keseimbangan di telinga bagian dalam.
Kondisi medis yang paling sering terjadi adalah Benign Paroxysmal Positional Vertigo atau yang lebih dikenal sebagai BPPV. Gangguan ini menyebabkan sensasi vertigo ringan hingga berat tanpa disertai penurunan kesadaran. Berbeda dengan anggapan populer, masalah ini tidak selalu memerlukan obat-obatan. Terapi fisik melalui manuver tertentu sering kali cukup efektif untuk meredakan gejala.
Penjelasan Medis dari dr. Cecep Hermawan
dr. Cecep Hermawan, seorang dokter sekaligus influencer kesehatan, memberikan klarifikasi penting mengenai kondisi ini. Dalam unggahan videonya di Instagram, beliau menjelaskan bahwa sensasi pusing saat berganti posisi bukanlah indikasi kurang darah. Kondisi tersebut kemungkinan besar merupakan vertigo posisi yang disebabkan oleh kristal kalsium di telinga dalam yang bergeser dari posisinya.
"Pusing muter pas ganti posisi itu bukan kurang darah, bisa jadi itu vertigo posisi," ujar dr. Cecep dalam unggahan video di akun Instagram-nya, dikutip Minggu (9/8/2026).
Teknik yang ditawarkan memanfaatkan gaya gravitasi untuk membantu meredakan vertigo tanpa perlu mengonsumsi obat. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi sisi telinga mana yang mengalami gangguan. Caranya cukup sederhana, yaitu berbaring miring bergantian ke kiri dan ke kanan. Perhatikan posisi mana yang paling kuat memicu sensasi berputar.
Tahapan Gerakan untuk Mengatasi Vertigo
Sebagai ilustrasi, dr. Cecep memperagakan gerakan untuk sisi kanan. Setiap kali berpindah posisi, pasien disarankan untuk menahannya hingga rasa pusing berkurang. Apabila tidak muncul sensasi pusing, posisi tersebut dapat ditahan selama sekitar 15 detik.
Berikut adalah tahapan gerakan yang diperagakan:
1. Posisi awal Mulailah dalam posisi berlutut. Kemudian, arahkan kepala sedikit mendongak ke atas.
2. Berbaring miring Berbaringlah ke sisi yang terdampak vertigo dengan kepala tetap menoleh ke atas. Tahan posisi ini hingga sensasi pusing hilang.
3. Duduk perlahan Setelah sensasi mereda, duduklah secara perlahan sambil menjaga kepala tetap tegak.
4. Ulangi gerakan Lakukan gerakan ini beberapa kali hingga gejala vertigo berkurang secara signifikan.
Kapan Harus ke Dokter?
Walaupun manuver ini efektif untuk sebagian besar kasus, ada beberapa kondisi yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika pusing disertai mual, muntah, gangguan pendengaran, atau sakit kepala hebat, segera konsultasikan ke dokter. Selain itu, jika gejala tidak membaik setelah beberapa hari melakukan manuver, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan tidak ada gangguan lain.
Untuk informasi kesehatan lainnya, Anda dapat mengunjungi artikel terkait di Sindonews Lifestyle yang menyajikan tips kesehatan terpercaya.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Vertigo Posisi
Apakah vertigo posisi berbahaya? Tidak, vertigo posisi bersifat jinak dan tidak mengancam jiwa. Namun, dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani.
Berapa lama vertigo posisi berlangsung? Sensasi pusing biasanya berlangsung beberapa detik hingga menit. Namun, kondisi ini bisa kambuh kapan saja.
Apakah manuver ini bisa dilakukan sendiri? Ya, sebagian besar manuver dapat dilakukan sendiri. Namun, jika ragu, sebaiknya lakukan dengan bantuan orang lain atau terapis fisik.
Apakah vertigo posisi bisa kambuh? Ya, vertigo posisi dapat kambuh terutama jika penyebabnya tidak diatasi sepenuhnya. Konsistensi melakukan manuver membantu mencegah kekambuhan.