Selamat datang Rabiul Akhir 1448 Hijriyah, Ini 7 Peristiwa Sejarah yang Menyertainya
Selamat Datang Rabiul Akhir 1448 Hijriyah dan Jejak Sejarah Islam
Beritasosial.com – Selamat datang Rabiul Akhir 1448 Hijriyah. Umat Islam memasuki bulan keempat kalender Hijriyah ini pada Ahad, 13 September 2026. Rabiul Akhir, yang juga dikenal sebagai Rabi’ al-Tsani, berlangsung selama 29 hari.
Nama Rabiul Akhir berkaitan dengan Rabiul Awal. Rabiul Awal dimaknai sebagai musim semi pertama, sedangkan Rabiul Akhir dapat dipahami sebagai musim semi kedua. Penamaan itu berhubungan dengan musim rabi’ di Jazirah Arab, ketika tumbuhan berkembang dan bunga bermekaran.
Posisi bulan Hijriyah dalam kalender Masehi selalu berubah setiap tahun. Kalender Masehi memakai peredaran matahari atau sistem syamsiyah, sementara kalender Hijriyah menggunakan peredaran bulan atau sistem qamariyah. Perbedaan keduanya mencapai sekitar 11 hari dalam setahun.
Rabiul Akhir menyimpan sejumlah catatan penting dalam sejarah Islam. Peristiwa-peristiwa tersebut memperlihatkan perjalanan dakwah, pengamanan wilayah, hubungan antarkabilah, hingga perluasan peradaban Islam pada masa Rasulullah SAW dan generasi sahabat.
Perang Buhran
Perang Buhran terjadi pada tahun ke-3 Hijriyah atau 624 Masehi. Rasulullah SAW memimpin sekitar 300 pasukan menuju Buhran atau Bahran, wilayah di Hijaz yang berada di antara Madinah dan Mekkah.
Ekspedisi ini juga dikenal sebagai Ghazwah al-Fur dan Ghazwah Bani Sulaim. Meski disebut ghazwah, tidak terjadi bentrokan militer dalam perjalanan tersebut. Rasulullah SAW meninggalkan Madinah sekitar 10 atau 11 hari untuk memimpin rombongan.
Ekspedisi Ukkasyah bin Mihshan ke Ghamar
Pada tahun ke-6 Hijriyah, Rasulullah SAW mengutus Ukkasyah bin Mihshan menuju Ghamar, sebuah sumber air milik Bani Asad. Dalam sejumlah catatan, peristiwa ini ditempatkan pada Rabiul Awal atau Rabiul Akhir.
Ukkasyah berangkat bersama 40 pasukan Muslim. Saat mereka tiba di Ghamar, penduduk setempat meninggalkan kawasan tersebut. Peristiwa ini juga dikenal sebagai Perang Ghamar, walaupun tidak terjadi pertempuran besar.
Ekspedisi Zaid bin Haritsah kepada Bani Sulaim
Rabiul Akhir tahun ke-6 Hijriyah juga dikaitkan dengan pengiriman Zaid bin Haritsah untuk memimpin pasukan Muslim menuju Bani Sulaim. Rombongan itu menemukan perkampungan Bani Sulaim setelah memperoleh petunjuk dari seorang perempuan.
Wilayah yang disebut dalam peristiwa ini adalah Jumum atau Jamum, sumber air milik Bani Sulaim di Mar Zhohron. Rasulullah SAW pernah singgah di kawasan tersebut ketika menuju penaklukan Mekkah pada tahun ke-8 Hijriyah bersama 10 ribu Muslimin.
Di wilayah itu pula Abu Sofyan bin Harb menyatakan masuk Islam. Lokasinya kini disebut berada sekitar 18 kilometer dari Masjid Tan’im di Mekkah, yang dikenal sebagai tempat miqat untuk berniat umrah.
Misi Khalid bin Walid kepada Bani al-Harits
Pada Rabiul Akhir tahun ke-10 Hijriyah, Rasulullah SAW mengutus Khalid bin Walid kepada Bani al-Harits ibn Ka’b. Misi tersebut diarahkan kepada Bani Harits, salah satu suku Quraisy yang menetap di daerah pinggiran Mekkah.
Sebelum menggunakan kekuatan, Rasulullah SAW memerintahkan Khalid bin Walid untuk mengajak mereka memeluk Islam selama tiga hari. Ajakan itu diterima dan Bani al-Harits kemudian memeluk Islam.
Peristiwa ini mengingatkan bahwa dakwah mendahulukan ajakan, penjelasan, dan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal Islam.
Penaklukan Damsyik
Rabiul Akhir juga mencatat penaklukan Damsyik atau Damaskus pada tahun 14 Hijriyah, bertepatan dengan 635 Masehi. Pengepungan kota berlangsung selama 70 hari di bawah kepemimpinan Ubaidah bin Jarrah dan Khalid bin Walid.
Peristiwa tersebut berlangsung pada masa kekhalifahan Abu Bakar As-Siddiq. Penaklukan Damsyik menjadi salah satu catatan penting perkembangan wilayah Islam pada masa awal kekhalifahan.
Makna Menyambut Rabiul Akhir
Selamat datang Rabiul Akhir 1448 dapat menjadi ajakan untuk meneladani keteguhan, kebijaksanaan, dan semangat dakwah yang tercermin dalam perjalanan sejarah Islam. Peringatan pergantian bulan Hijriyah juga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki ibadah serta memperkuat kepedulian sosial.
Catatan sejarah pada bulan ini tidak semata-mata berbicara tentang perjalanan pasukan. Ada pula pelajaran tentang pentingnya menjaga keamanan, membangun komunikasi, dan mendahulukan seruan kepada kebaikan dalam menghadapi perbedaan.
FAQ Rabiul Akhir 1448 Hijriyah
Kapan Rabiul Akhir 1448 Hijriyah dimulai?
Rabiul Akhir 1448 Hijriyah dimulai pada Ahad, 13 September 2026.
Rabiul Akhir adalah bulan keberapa dalam kalender Hijriyah?
Rabiul Akhir merupakan bulan keempat dalam kalender Hijriyah dan juga disebut Rabi’ al-Tsani.
Mengapa tanggal Hijriyah dan Masehi selalu berubah?
Kalender Hijriyah memakai peredaran bulan, sedangkan kalender Masehi memakai peredaran matahari. Perbedaan sistem tersebut menyebabkan selisih sekitar 11 hari dalam satu tahun.
Apa yang dapat dilakukan saat memasuki Rabiul Akhir?
Memasuki Rabiul Akhir dapat diisi dengan meningkatkan ibadah, mempelajari sejarah Islam, serta mengambil pelajaran dari keteguhan dan akhlak para tokoh dalam perjalanan dakwah.