Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Lagi, IRGC Ungkap 3 Kapal Tanker Terbakar di Selat Hormuz setelah Hantam Ranjau

Published Oktober 29, 2026 · Updated Oktober 29, 2026 · By Anthony Miller - beritasosial.com

Foto : Anthony Miller - beritasosial.com

IRGC Ungkap 3 Kapal Tanker Terbakar di Selat Hormuz

Beritasosial.com – TEHERAN – Lagi, IRGC ungkap 3 kapal tanker terbakar saat melintasi Selat Hormuz setelah menghantam ranjau. Informasi tersebut disampaikan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan dilaporkan media pemerintah Iran.

Menurut pernyataan Angkatan Laut IRGC, tiga kapal tanker itu menggunakan rute selatan yang disebut “tidak sah”. Kapal-kapal tersebut kemudian ditinggalkan di pesisir selatan Selat Hormuz setelah dilanda kebakaran.

IRGC Sebut Kapal Mematikan Radar dan Navigasi

Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa kapal-kapal tanker tersebut mematikan seluruh sistem radar dan navigasi. IRGC menuduh kapal itu berupaya meninggalkan rute selatan Selat Hormuz yang tidak sah dengan mengabaikan peringatan dari Angkatan Laut IRGC.

“Kapal-kapal tanker tersebut mematikan seluruh sistem radar dan navigasi mereka serta berupaya meninggalkan rute selatan Selat Hormuz yang tidak sah, dengan mengabaikan peringatan dari Angkatan Laut IRGC,” lapor Tasnim.

Dalam keterangannya, Angkatan Laut IRGC juga menyoroti dampak lingkungan dari kebakaran tersebut. Mereka menyatakan rute yang disebut tidak sah di Selat Hormuz telah tercemar akibat insiden itu.

IRGC menegaskan pemilik dan awak kapal bertanggung jawab atas keputusan untuk melintasi jalur tersebut. Peringatan juga ditujukan kepada operator pelayaran agar tidak mengikuti apa yang disebut IRGC sebagai “ilusi” CENTCOM atau Komando Pusat Amerika Serikat di dunia maya.

Peringatan IRGC dan Klaim Drone AS

Lagi, IRGC ungkap 3 kapal tanker terbakar di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Jalur laut ini memiliki arti penting bagi lalu lintas kapal internasional, sehingga setiap gangguan dapat memicu kekhawatiran terhadap keselamatan pelayaran dan kondisi lingkungan laut.

Angkatan Laut IRGC menyatakan setiap tindakan yang dinilai provokatif akan ditindak secara tegas. Pernyataan itu muncul bersamaan dengan klaim Korps Garda Revolusi Iran mengenai penangkapan sebuah drone yang disebut sebagai drone mata-mata dan penyesatan milik Amerika Serikat.

Kantor berita IRNA melaporkan drone tersebut ditangkap di sebelah barat Selat Hormuz. Dalam pernyataannya, Angkatan Laut IRGC menyebut personel Unit Perang Elektronik mereka berhasil mendaratkan drone itu dengan selamat.

“Berhasil mendaratkan dengan selamat satu drone mata-mata dan penyesatan milik militer teroris Amerika (MQM-170) di sebelah barat Selat Hormuz,” demikian pernyataan yang dikutip IRNA.

FAQ Insiden Tiga Kapal Tanker di Selat Hormuz

Apa yang diungkap IRGC mengenai tiga kapal tanker?

IRGC menyatakan tiga kapal tanker terbakar setelah menghantam ranjau saat melintasi Selat Hormuz. Mereka juga menyebut kapal-kapal itu menggunakan rute selatan yang dianggap tidak sah.

Mengapa kapal tanker tersebut menjadi perhatian IRGC?

Menurut IRGC, kapal-kapal itu mematikan radar dan sistem navigasi serta mengabaikan peringatan Angkatan Laut IRGC ketika bergerak di rute selatan Selat Hormuz.

Apa klaim Iran terkait drone Amerika Serikat?

IRGC mengklaim Unit Perang Elektroniknya mendaratkan sebuah drone MQM-170 yang disebut sebagai drone mata-mata dan penyesatan milik militer Amerika Serikat di sebelah barat Selat Hormuz.

Related Reading