Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Korsel dan Jepang Mulai Khawatir AS Tak Bisa Melindungi dari Ancaman China

Published August 9, 2026 · Updated August 9, 2026 · By Mark Moore - beritasosial.com

Foto : Mark Moore - beritasosial.com

Korsel dan Jepang Mulai Khawatir atas Kemampuan AS Melindungi Asia

Beritasosial.com – Korsel dan Jepang Mulai Khawatir—ketegangan di Timur Tengah telah menciptakan gelombang kekhawatiran baru di Asia. Kelangkaan amunisi yang parah akibat perang Iran telah melemahkan jaminan keamanan AS bagi sekutu-sekutunya di kawasan tersebut. Demikian dilaporkan The New York Times pada hari Sabtu, mengutip keterangan pejabat senior. Akibatnya, Jepang dan Korea Selatan tak lagi percaya bahwa AS mampu melindungi mereka dari ancaman China dan Korea Utara secara optimal.

Operasi militer yang dimulai dengan serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari tersebut telah menguras persediaan rudal berpemandu presisi dan rudal pencegat yang berbiaya tinggi. Pengiriman kepada pelanggan luar negeri—terutama di Asia—juga tertunda. Wilayah Asia kemungkinan akan merasakan dampak jangka panjang terbesar, menurut laporan tersebut. Laporan itu menambahkan bahwa "ratusan" rudal pencegat telah ditarik dari Korea Selatan dan wilayah lain di Asia untuk melindungi pangkalan-pangkalan Amerika di Timur Tengah.

Dampak Berantai terhadap Keamanan Regional

Menurut surat kabar tersebut, sejumlah pejabat AS khawatir bahwa Korsel dan Jepang Mulai Khawatir terhadap kemampuan Amerika untuk melindungi mereka di tengah ketegangan dengan Tiongkok dan Korea Utara. Para pejabat juga mengatakan kepada media tersebut bahwa pemindahan kapal, pesawat, dan unit pertahanan udara dari Asia ke Timur Tengah menimbulkan "dampak berantai" terhadap pemeliharaan peralatan dan moral pasukan.

Saat melancarkan serangan terhadap Iran, AS menggunakan banyak rudal Tomahawk dan rudal lainnya yang awalnya disiapkan untuk potensi konflik dengan Tiongkok terkait Taiwan, tulis Times. Situasi ini semakin memperburuk persepsi bahwa prioritas AS telah bergeser dari Asia ke Timur Tengah. Bagi negara-negara Asia yang bergantung pada jaminan keamanan Amerika, hal ini menjadi perhatian serius.

Korea Selatan, yang menghadapi ancaman langsung dari Korea Utara di perbatasannya, kini harus mempertimbangkan ulang strategi pertahanannya. Jepang, yang memiliki hubungan ekonomi kuat dengan Tiongkok namun juga bergantung pada perlindungan AS, berada dalam posisi yang semakin rumit. Kedua negara ini mulai mempertimbangkan opsi untuk memperkuat pertahanan mandiri mereka.

"Pemindahan sumber daya militer dari Asia ke Timur Tengah menciptakan ketidakpastian strategis yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata seorang analis keamanan regional.

Para ahli keamanan internasional memperingatkan bahwa jika tren ini berlanjut, Asia mungkin perlu mengembangkan mekanisme pertahanan regional yang lebih mandiri. Kerja sama antara Korsel dan Jepang dalam bidang pertahanan semakin menjadi topik pembicaraan di kalangan diplomat dan militer kedua negara.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kekhawatiran Asia

Apa penyebab utama Korsel dan Jepang Mulai Khawatir? Kelangkaan amunisi dan pemindahan sumber daya militer AS ke Timur Tengah akibat konflik Iran menjadi penyebab utamanya.

Bagaimana dampak terhadap Korea Selatan? Korea Selatan kehilangan ratusan rudal pencegat dan harus mempertimbangkan penguatan pertahanan mandiri menghadapi ancaman Korea Utara.

Apa yang dilakukan Jepang dalam situasi ini? Jepang mulai memperkuat kerja sama pertahanan dengan sekutu regional dan mempertimbangkan peningkatan anggaran pertahanan nasional.

Apakah AS akan mengembalikan sumber daya ke Asia? Pejabat AS menyatakan bahwa pemindahan bersifat sementara, namun dampaknya terhadap kepercayaan Asia akan membutuhkan waktu untuk pulih.

Related Reading