Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Iran Klaim AS dan Israel Tak Punya Jawaban atas Kegagalan Berulang

Published August 9, 2026 · Updated August 9, 2026 · By Matthew Smith - beritasosial.com

Foto : Matthew Smith - beritasosial.com

Iran Klaim AS dan Israel Kehabisan Argumen atas Kegagalan Berulang

Beritasosial.com – Brigadir Jenderal Hassan Hassanzadeh, Komandan Komando Teheran Korps Garda Revolusi Islam, menyampaikan pernyataan tegas yang menyoroti ketidakmampuan Washington dan rezim Zionis dalam memberikan penjelasan memadai atas serangkaian ketidakberhasilan mereka. Dalam kunjungannya ke sebuah divisi lokal di ibukota pada hari Sabtu, ia menekankan bahwa pejabat tinggi kedua negara tersebut kini tidak memiliki jawaban yang memadai untuk disampaikan kepada publik, kalangan intelektual, maupun rakyat mereka sendiri.

"Saat ini, para pejabat tinggi Amerika Serikat dan rezim Israel tidak memiliki jawaban untuk disampaikan kepada opini publik, kaum intelektual, maupun rakyat mereka sendiri atas kegagalan-kegagalan yang terus berulang itu," ujar Hassanzadeh.

Agresi Beruntun yang Gagal Mencapai Tujuan Strategis

Komandan tersebut menyoroti dua periode agresi gabungan tanpa provokasi yang dilancarkan terhadap Republik Islam Iran. Periode pertama terjadi pada bulan Juni, sementara periode kedua berlangsung dari tanggal 28 Februari hingga 7 April. Menurut Hassanzadeh, kedua pihak tersebut telah mengalami kegagalan total dalam mencapai tujuan strategis mereka melawan tatanan Islam di Iran.

Kegagalan-kegagalan ini mencakup ketidakmampuan sekutu-sekutu itu untuk menggulingkan tatanan Islam, melemahkan Angkatan Bersenjata Iran, maupun memaksa negara tersebut meninggalkan program energi nuklir damainya. Kedua perang yang dipaksakan itu dihadapi dengan gelombang balasan bertubi-tubi dari Iran yang menyasar aset-aset sensitif dan strategis milik Amerika dan Israel di seluruh kawasan.

Respons Militer Iran yang Tegas dan Berkelanjutan

Dalam konflik yang berlangsung selama 12 hari pada bulan Juni, Washington meminta gencatan senjata kepada Teheran atas permintaan rezim Israel. Sementara itu, dalam perang 40 hari, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata sepihak setelah setidaknya 100 gelombang serangan balasan dilancarkan oleh Angkatan Bersenjata Iran.

"Amerika Serikat dan rezim Israel telah gagal total dalam mencapai tujuan mereka melawan tatanan Islam [Iran]," tambahnya.

Angkatan bersenjata tersebut terus memberikan respons tanpa kompromi terhadap berbagai pelanggaran AS yang terjadi setelah gencatan senjata dan penandatanganan nota kesepahaman yang dimediasi oleh Pakistan. Hassanzadeh juga mengaitkan keberhasilan yang dicapai dalam menghadapi pihak lawan dengan dukungan nasional yang diberikan oleh masyarakat Iran terhadap tatanan Islam, termasuk dukungan dari pasukan sukarelawan Basij.

Analisis Lebih Dalam atas Posisi Iran

Pernyataan Brigadir Jenderal Hassan Hassanzadeh ini mencerminkan posisi tegas Iran dalam menghadapi tekanan internasional. Iran Klaim AS dan Israel tidak mampu memberikan respons yang efektif terhadap strategi militer dan diplomasi yang telah mereka terapkan selama beberapa bulan terakhir. Kegagalan berulang ini dianggap sebagai bukti kelemahan dalam koordinasi antara Washington dan Tel Aviv.

Para pengamat internasional mencatat bahwa pernyataan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Iran telah menunjukkan kemampuan militernya melalui serangkaian latihan dan operasi yang berhasil menahan tekanan dari kedua negara tersebut. Hal ini memperkuat posisi Iran dalam negosiasi internasional dan memberikan kepercayaan diri bagi Teheran untuk melanjutkan program-program strategisnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pernyataan Iran

Apa yang dimaksud dengan kegagalan berulang dalam konteks ini? Kegagalan berulang merujuk pada ketidakmampuan AS dan Israel untuk mencapai tujuan strategis mereka dalam dua periode agresi terhadap Iran, termasuk gagal menggulingkan tatanan Islam dan melemahkan kekuatan militer Iran.

Berapa lama konflik berlangsung pada bulan Juni? Konflik pada bulan Juni berlangsung selama 12 hari, di mana Washington meminta gencatan senjata kepada Teheran atas permintaan rezim Israel.

Siapa yang memediasi nota kesepahaman setelah gencatan senjata? Nota kesepahaman setelah gencatan senjata dimediasi oleh Pakistan, yang membantu dalam menstabilkan situasi di kawasan tersebut.

Apa peran pasukan sukarelawan Basij dalam konflik ini? Pasukan sukarelawan Basij memberikan dukungan nasional yang signifikan terhadap tatanan Islam, yang menurut Hassanzadeh menjadi faktor penting dalam keberhasilan Iran menghadapi pihak lawan.

(ahm)

Related Reading