Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

OJK Lantik Deputi Baru Awasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Published August 20, 2026 · Updated August 20, 2026 · By Jessica Taylor - beritasosial.com

Foto : Jessica Taylor - beritasosial.com

OJK Resmi Tunjuk Deputi Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Beritasosial.com – Langkah strategis dalam tata kelola perdagangan sumber daya alam Indonesia kini memasuki fase baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi melantik Henry Rialdi ke posisi Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS). Acara pelantikan berlangsung di Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Mandat dan Target Operasional

Penunjukan tersebut menandai dimulainya persiapan regulasi serta kerangka pengawasan yang akan menopang operasional bursa mineral. OJK menargetkan BMKS mulai berfungsi penuh pada 1 Januari 2027. Persiapan mencakup penyusunan Peraturan OJK (POJK), penetapan aturan main, hingga mekanisme pengawasan lapangan.

Menjawab Celah Harga di Dalam Negeri

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa posisi Indonesia sebagai salah satu produsen utama mineral dan komoditas strategis global belum berbanding lurus dengan manfaat yang dinikmati negara. Salah satu akar masalahnya adalah proses pembentukan harga sejumlah komoditas yang selama ini tidak terjadi di pasar domestik.

"Harapan negara sangat besar akan suksesnya bursa mineral dan komoditas strategis ini. Bursa ini diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan, terutama praktik transfer pricing dan under-invoicing yang sangat merugikan bangsa Indonesia."

Dengan hadirnya BMKS, OJK menargetkan terciptanya mekanisme penetapan harga yang transparan sekaligus tata kelola perdagangan mineral yang lebih kokoh. Tujuannya agar Indonesia mampu meraih nilai tambah yang jauh lebih besar dari pengelolaan kekayaan alamnya.

Mandat dari Pidato Kenegaraan

Friderica juga menyinggung bahwa pengawasan BMKS telah menjadi salah satu perhatian utama dalam pidato kenegaraan Presiden pada 14 Agustus 2026. Ia menekankan urgensi kesiapan sejak dini agar kehadiran bursa tersebut mampu menghasilkan dampak optimal sesuai mandat yang diberikan kepada OJK.

"Kita perlu mempersiapkan sejak awal, mulai dari POJK, pengaturan, hingga pengawasan, agar kehadiran BMKS dapat memberikan hasil yang optimal sesuai dengan mandat yang diberikan kepada OJK."

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is OJK Lantik Deputi Baru Awasi Bursa?

OJK Lantik Deputi Baru Awasi Bursa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does OJK Lantik Deputi Baru Awasi Bursa matter?

OJK Lantik Deputi Baru Awasi Bursa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.