Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dukung Distribusi Biodiesel, PMSol dan PTK Group Perkuat Logistik Maritim

Published September 28, 2026 · Updated September 28, 2026 · By Jessica Taylor - beritasosial.com

Foto : Jessica Taylor - beritasosial.com

Kolaborasi Maritim Dorong Kelancaran Penyaluran Biodiesel Nasional

Beritasosial.com – Penguatan jaringan logistik laut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi biodiesel ke berbagai wilayah Indonesia. PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) bersama PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) Group memperluas kolaborasi untuk membangun konektivitas maritim yang lebih terpadu, aman, efisien, dan berkelanjutan.

Langkah tersebut relevan bagi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan titik kebutuhan energi yang tersebar. Ketersediaan produk di fasilitas penyimpanan belum cukup tanpa sistem pengangkutan dan operasi pelabuhan yang mampu menghubungkan terminal, kapal, depot, serta lokasi penerima secara terencana.

Direktur Pemasaran PT Pertamina Trans Kontinental, Albertus, menekankan bahwa rantai distribusi menjadi penentu agar biodiesel dapat mencapai daerah yang memerlukannya. Peran transportasi laut semakin besar karena banyak wilayah di Indonesia bergantung pada jalur perairan untuk pasokan energi.

“Ketika produk sudah tersedia, pertanyaan penting berikutnya adalah bagaimana memastikan produk tersebut dapat sampai ke wilayah yang membutuhkannya, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia. Di sinilah logistik maritim menjadi sangat penting,” kata dia dalam keterangan pers, Senin (26/9/2026).

Operasi Terintegrasi dari Kapal hingga Terminal

Albertus menyampaikan pandangan itu dalam 6th Palm Biodiesel Conference 2026 yang berlangsung di Bali pada 17–18 September 2026. Pada forum tersebut, ia memaparkan materi berjudul “Supporting Maritime Logistics for Biodiesel Distribution Across Indonesia: The Role of Integrated Marine Operations in Connecting Supply Across an Archipelagic Nation”.

Materi itu menyoroti kebutuhan akan layanan laut yang saling terhubung untuk menopang arus biodiesel. Distribusi tidak hanya berkaitan dengan pengiriman muatan dari satu titik ke titik lain, tetapi juga mencakup kesiapan kapal, keselamatan pergerakan di perairan, proses sandar, pengaturan aktivitas pelabuhan, hingga pengawasan operasi di lapangan.

PTK berada dalam ekosistem Integrated Marine Logistics Pertamina Group dan menjalankan fungsi penghubung antara kapal dengan terminal melalui layanan operasional maritim serta kepelabuhanan. Dukungan ini dibutuhkan agar perpindahan produk energi dapat berlangsung konsisten di tengah karakter geografis Indonesia yang luas dan terdiri atas banyak pulau.

Ruang lingkup aktivitas yang dijalankan meliputi pemanduan kapal atau pilotage, bantuan kapal tunda, proses mooring dan unmooring, koordinasi dengan fasilitas pelabuhan, pemindahan kargo, serta pemantauan pelaksanaan operasi. Setiap tahapan tersebut memiliki peran dalam menjaga ketertiban dan keselamatan distribusi.

Dalam praktiknya, kelancaran sebuah pengiriman tidak semata ditentukan oleh keberadaan kapal. Kapal perlu tiba pada waktu yang tepat, memperoleh dukungan saat bermanuver, tersambung dengan fasilitas penerima, dan menjalani proses transfer muatan dengan pengawasan yang memadai. Integrasi layanan maritim membantu mengurangi hambatan pada titik-titik tersebut.

Pengalaman sejak Program B2.5

Keterlibatan PTK dalam distribusi biodiesel telah berlangsung sejak tahap awal penerapan program B2.5 pada 2008. Pengalaman ini kemudian berkembang seiring meningkatnya kebutuhan penyaluran biodiesel di dalam negeri.

Pada 2019, peran tersebut diperkuat melalui pengelolaan FAME Floating Storage dan Ship-to-Ship (STS) Operation di Balikpapan. Pengembangan operasi itu dilakukan ketika kebutuhan distribusi biodiesel meningkat dan Indonesia bersiap menuju pelaksanaan B30.

FAME merupakan komponen yang digunakan dalam campuran biodiesel. Kehadiran fasilitas penyimpanan terapung serta mekanisme pemindahan antarkapal dapat mendukung fleksibilitas pengelolaan pasokan, terutama pada jalur laut yang memerlukan pengaturan distribusi secara cermat.

Operasi Ship-to-Ship sendiri merujuk pada perpindahan muatan antara kapal. Dalam konteks logistik energi, kegiatan tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat karena berkaitan dengan jadwal kapal, kondisi operasi, prosedur keselamatan, dan pengawasan selama transfer berlangsung.

Menjaga Akses Energi di Negara Kepulauan

Pembangunan ekosistem biodiesel nasional tidak berhenti pada produksi dan penyediaan produk. Jaringan logistik berperan menghubungkan sumber pasokan dengan wilayah pengguna, termasuk kawasan yang terpisah oleh laut dan memiliki kebutuhan pengiriman berbeda-beda.

Karakter Indonesia sebagai negara kepulauan membuat transportasi maritim menjadi salah satu tulang punggung distribusi energi. Terminal, pelabuhan, kapal, depot, dan titik penerimaan perlu bekerja dalam satu rangkaian agar pengiriman dapat bergerak secara aman dan terukur.

Kolaborasi PMSol dan PTK Group diarahkan untuk memperkuat rangkaian tersebut. Dengan layanan laut dan pelabuhan yang terintegrasi, distribusi biodiesel diharapkan dapat didukung oleh proses yang lebih andal dari hulu pengiriman hingga produk tiba di lokasi tujuan.

Penguatan konektivitas ini juga memperlihatkan bahwa keberhasilan distribusi energi memerlukan kerja lintas fungsi. Kesiapan produk, sarana pengangkutan, fasilitas terminal, layanan pelabuhan, serta koordinasi operasional harus berjalan beriringan agar pasokan dapat menjangkau berbagai daerah secara berkelanjutan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Dukung Distribusi Biodiesel PMSol dan PTK Group?

Dukung Distribusi Biodiesel PMSol dan PTK Group is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dukung Distribusi Biodiesel PMSol dan PTK Group matter?

Dukung Distribusi Biodiesel PMSol dan PTK Group matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.