Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

China Kehilangan ‘Tangan Besi’ Ekonomi, Zhu Rongji Meninggal Dunia

Published August 14, 2026 · Updated August 14, 2026 · By Mark Moore - beritasosial.com

Foto : Mark Moore - beritasosial.com

Zhu Rongji, Sang Arsitek Reformasi Ekonomi Tiongkok, Meninggal di Usia 97 Tahun

Beritasosial.com – Beijing - Zhu Rongji, tokoh yang menjabat sebagai Perdana Menteri Tiongkok antara tahun 1998 hingga 2003, telah wafat pada Rabu pagi (12/8) di Beijing. Ia berusia 97 tahun saat menghembuskan napas terakhir. Dikenal dengan julukan "tangan besi" dalam dunia ekonomi, Zhu memainkan peran krusial dalam mengubah sistem ekonomi terencana menjadi ekonomi pasar sosialis. Langkahnya juga membuka gerbang negara tersebut terhadap arus globalisasi serta investasi dari luar negeri.

Kantor Berita Xinhua mengabarkan melalui Obituari Resmi yang diterbitkan Partai Komunis Tiongkok bahwa mantan pemimpin senior ini meninggal dunia setelah upaya medis tidak berhasil menyelamatkannya. Laporan tersebut kemudian diunggah oleh CNN pada Jumat (14/8/2026).

Karier Panjang dan Reformasi Besar

Selama lebih dari sepuluh tahun, Zhu memegang kendali penuh atas kebijakan ekonomi negara. Perjalanan politiknya dimulai sejak awal 1990-an ketika ia menjabat sebagai wakil perdana menteri, sebelum akhirnya naik menjadi perdana menteri di bawah kepemimpinan Presiden Jiang Zemin. Teknokrat yang dikenal tangguh ini tidak ragu mengambil keputusan-keputusan berat.

Di bawah pimpinannya, inflasi tinggi berhasil ditekan dan sistem mata uang mengalami perombakan menyeluruh. Ia juga berhasil menyelamatkan perekonomian Tiongkok dari gempuran krisis finansial Asia tahun 1997. Namun, reformasi yang dilakukannya tidak luput dari kontroversi, terutama karena pemangkasan jutaan pegawai di perusahaan milik negara.

Pencapaian paling monumental bagi Zhu adalah memimpin negosiasi yang berhasil membawa Tiongkok bergabung ke dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada tahun 2001. Langkah ini dianggap sebagai momen bersejarah yang menandai titik balik integrasi Tiongkok ke dalam ekonomi dunia.

Jejak Kehidupan Sang Pemimpin

Sebelum menjadi figur sentral dalam politik Tiongkok, Zhu lahir di Provinsi Hunan. Ia menyelesaikan pendidikannya di Universitas Tsinghua dengan meraih gelar teknik elektro. Karier awalnya dimulai di badan perencanaan negara, namun sempat terhenti akibat gejolak politik yang terjadi pada era Mao Zedong.

"Tidak peduli apakah ada ranjau atau jurang di depan saya, saya akan maju tanpa ragu dan berbuat sebaik-baiknya hingga ajal menjemput,"

Pernyataan yang diucapkannya dalam konferensi pers tahun 1998 setelah dilantik sebagai perdana menteri ini kemudian menjadi simbol ketegasannya. Kini, Tiongkok kehilangan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah ekonominya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is China Kehilangan Tangan Besi Ekonomi Zhu Rongji?

China Kehilangan Tangan Besi Ekonomi Zhu Rongji is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does China Kehilangan Tangan Besi Ekonomi Zhu Rongji matter?

China Kehilangan Tangan Besi Ekonomi Zhu Rongji matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.