BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua Merchant Usaha Mikro per 1 Oktober 2026
QRIS Bebas Biaya untuk Semua Merchant Mulai Oktober 2026
Beritasosial.com – Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa insentif tarif Merchant Discount Rate (MDR) sebesar nol persen akan diperluas cakupannya secara efektif mulai 1 Oktober 2026. Kebijakan ini tidak lagi terbatas pada pelaku usaha mikro saja. Merchant berkategori kecil, menengah, dan besar kini juga memperoleh pembebasan tarif untuk transaksi bernilai hingga Rp100.000, menggantikan potongan 0,7% yang berlaku sebelumnya. Bagi merchant Usaha Mikro (UMI), skema MDR 0% tetap dipertahankan untuk transaksi dengan nominal sampai Rp500.000.
Adopsi QRIS Tembus Angka Rekor
Ekspansi kebijakan tersebut dilatarbelakangi oleh laju digitalisasi pembayaran yang sangat cepat di masyarakat. Per Juni 2026, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah mencapai 65,77 juta orang, dengan lonjakan 6,23 juta pengguna baru yang tercatat sepanjang paruh pertama tahun itu. Dari sisi merchant, basis QRIS kini mencakup 44,86 juta pelaku usaha, di mana 96,68% di antaranya berasal dari sektor UMKM.
Kinerja operasional semester I-2026 menunjukkan skala yang masif: 12,55 miliar transaksi tercatat dengan total nilai nominal Rp1,12 kuadriliun, melonjak 93,92% secara year-on-year.
KKI Diluncurkan Bertepatan HUT ke-81 RI
Pada Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) secara resmi memperkenalkan Kartu Kredit Indonesia (KKI). Peluncuran instrumen pembayaran domestik baru ini dilakukan serentak dengan pengumuman perluasan insentif MDR tersebut.
Dukungan terhadap BSPI 2030 dan Asta Cita
BI menegaskan bahwa sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menerbitkan KKI serta memperluas pembebasan tarif MDR merupakan langkah strategis untuk mendukung Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 sekaligus program Asta Cita Pemerintah. Tujuan utamanya adalah menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional melalui efisiensi transaksi, perluasan inklusivitas keuangan, serta penguatan daya saing pelaku usaha dalam ekosistem ekonomi digital.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua?BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua matter?BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.