41 Tahun Manulife Indonesia Melanjutkan Program Adopt Village
41 Tahun Manulife Indonesia Melanjutkan Program Adopt Village di Kampung Cigaok, Bogor
Beritasosial.com – Dalam rangka perayaan 41 tahun Manulife Indonesia melanjutkan komitmen sosialnya, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia resmi memperluas Program Adopt Village ke Kampung Cigaok Tengah, Bogor, Jawa Barat. Lebih dari 3.000 warga kini memperoleh akses air bersih dan sanitasi yang layak, sekaligus mendapatkan dukungan edukasi kesehatan, literasi keuangan, serta kepedulian lingkungan. Langkah ini menegaskan bahwa 41 tahun Manulife Indonesia melanjutkan perannya bukan hanya sebagai perusahaan asuransi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan komunitas di tingkat akar rumput.
Cakupan Program dan Pendekatan Terpadu
Adopt Village yang diinisiasi sejak tahun 2025 dirancang sebagai investasi komunitas jangka panjang yang selaras dengan misi perusahaan: membantu warga menjalani kehidupan yang lebih panjang, lebih sehat, dan lebih sejahtera secara finansial. Program ini tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik seperti jaringan distribusi air bersih dan fasilitas sanitasi. Di samping itu, Manulife Indonesia menyisipkan modul edukasi kesehatan, pelatihan pengelolaan lingkungan, serta pendampingan literasi keuangan agar warga mampu mengelola sumber daya secara mandiri dan berkelanjutan.
Pendekatan terpadu tersebut menempatkan masyarakat sebagai pelaku aktif, bukan sekadar penerima manfaat. Dengan membekali warga Kampung Cigaok Tengah pengetahuan dan keterampilan praktis, program ini bertujuan memperkuat ketahanan komunitas serta memastikan bahwa manfaat yang diberikan dapat dipertahankan tanpa ketergantungan pada pihak luar. Setiap komponen—mulai dari instalasi pipa air hingga sesi kelas keuangan—dikoordinasikan agar saling melengkapi dan menghasilkan dampak yang terukur dalam jangka panjang.
Pernyataan Manajemen
"Peningkatan kualitas hidup masyarakat membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan dan melibatkan komunitas secara aktif. Melalui Manulife Indonesia Adopt Village, kami tidak hanya mendukung penyediaan akses air bersih dan sanitasi, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan untuk merawat fasilitas tersebut, menerapkan kebiasaan hidup yang lebih sehat, serta memastikan manfaat program dapat berkelanjutan dalam jangka panjang. Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan dampak jangka panjang sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat Kampung Cigaok," ujar Direktur Manulife Indonesia, Apriliani Siregar.
Kinerja Keuangan 2025
Sepanjang tahun buku 2025, Manulife Indonesia mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,28 triliun, sementara unit syariah perusahaan membukukan laba Rp17,37 miliar. Kinerja finansial yang solid tersebut menjadi fondasi bagi keberlanjutan program sosial, termasuk kelanjutan Adopt Village di berbagai wilayah Indonesia. Dengan demikian, stabilitas operasional perusahaan dan dampak sosialnya berjalan beriringan sebagai satu kesatuan strategi korporasi.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program Adopt Village
Apakah Program Adopt Village bersifat satu kali atau berkelanjutan? Program ini dirancang sebagai investasi komunitas jangka panjang. Setelah infrastruktur air bersih dan sanitasi dibangun, Manulife Indonesia tetap mendampingi warga melalui edukasi kesehatan, pengelolaan lingkungan, dan literasi keuangan agar manfaatnya bertahan tanpa intervensi eksternal.
Siapa yang menjadi sasaran utama program di Kampung Cigaok Tengah? Lebih dari 3.000 penduduk Kampung Cigaok Tengah, Bogor, Jawa Barat, menjadi penerima manfaat langsung. Sasaran mencakup seluruh lapisan masyarakat di kampung tersebut, dengan penekanan pada kelompok rentan yang sebelumnya kesulitan mengakses air bersih dan layanan sanitasi memadai.
Bagaimana masyarakat dilibatkan dalam keberlanjutan program? Warga tidak diperlakukan sebagai penerima pasif. Mereka dilibatkan dalam perawatan fasilitas, penerapan kebiasaan hidup sehat, dan pengelolaan keuangan rumah tangga melalui pelatihan yang diberikan secara berkala. Dengan demikian, kemandirian komunitas menjadi tujuan akhir, bukan sekadar pembangunan fisik.