Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Tingkatkan Kompetensi, Puluhan UMKM Ikuti Pelatihan Mengelola Media Digital

Published Oktober 1, 2026 · Updated Oktober 1, 2026 · By Barbara Anderson - beritasosial.com

Foto : Barbara Anderson - beritasosial.com

Pelatihan Digital Perkuat Langkah UMKM Memperluas Pasar

Beritasosial.com – Lima puluh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Astra mendapat pelatihan pengelolaan media digital untuk membantu usaha mereka tampil lebih dikenal di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar praktis bagi peserta untuk membangun komunikasi produk, mengelola akun bisnis, dan membuat materi promosi dengan perangkat yang mudah dijangkau.

Program Jurnalis Mengajar ini diselenggarakan oleh PT Astra International Tbk bersama Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra. Pelatihan mengusung tema “Membangun Fondasi Media Digital untuk Bisnis dan Membuat Konten yang Menarik dan Mudah Diproduksi”. Selain memahami pengelolaan kanal digital, peserta juga mempraktikkan pembuatan konten melalui telepon seluler.

Bagi UMKM, kehadiran di media digital tidak hanya berkaitan dengan frekuensi mengunggah promosi. Akun usaha dapat menjadi tempat untuk menjelaskan karakter produk, memperlihatkan proses kerja, menjawab kebutuhan calon pembeli, serta membangun kepercayaan secara bertahap. Karena itu, pelatihan diarahkan pada kebutuhan yang dekat dengan kegiatan bisnis sehari-hari.

Menyusun Arah Komunikasi Usaha

Peserta memulai pembelajaran dengan mengoptimalkan profil media sosial milik usaha masing-masing. Tahap ini penting agar informasi dasar, identitas bisnis, dan produk yang ditawarkan dapat disampaikan dengan lebih jelas kepada pengunjung akun.

Materi berikutnya berfokus pada penyusunan rencana konten sederhana untuk jangka waktu satu minggu. Perencanaan ini membantu pelaku usaha menentukan tema unggahan, menjaga keteraturan komunikasi, dan menghindari pengelolaan akun yang dilakukan tanpa arah. Dengan jadwal yang sederhana, pemilik UMKM dapat menyesuaikan aktivitas digital dengan ritme produksi maupun pelayanan pelanggan.

Pendekatan tersebut memberi dasar bagi peserta untuk melihat media sosial sebagai bagian dari aktivitas usaha, bukan sekadar saluran tambahan. Konten yang konsisten dan relevan dapat mendukung upaya pengenalan produk kepada audiens yang lebih luas, sekaligus membantu pelaku usaha menyampaikan nilai yang membedakan produknya.

Belajar Produksi Konten Lewat Ponsel

Pelatihan juga membahas keterampilan teknis yang diperlukan untuk menghasilkan materi visual. Para peserta mempelajari penggunaan pencahayaan, pengaturan komposisi gambar, pembuatan desain konten sederhana, serta penyuntingan foto dan video menggunakan aplikasi.

Penggunaan ponsel dipilih karena dekat dengan sarana yang telah dimiliki banyak pelaku UMKM. Melalui praktik langsung, peserta dapat mencoba teknik yang diberikan dan menghasilkan materi yang dapat digunakan untuk kebutuhan promosi usaha. Proses belajar ini menekankan bahwa konten yang efektif dapat dimulai dari perencanaan yang jelas, visual yang rapi, dan pesan yang mudah dipahami.

Materi visual memiliki peran penting ketika calon pelanggan belum dapat melihat produk secara langsung. Foto dan video dapat membantu menunjukkan bentuk, fungsi, kemasan, atau cara penggunaan produk. Namun, pesan yang disampaikan tetap perlu selaras dengan kondisi nyata usaha agar komunikasi kepada konsumen tetap kredibel.

Kemampuan membuat konten menjadi pelengkap pembinaan UMKM yang selama ini juga mencakup penguatan mentalitas dasar, peningkatan mutu, efisiensi biaya, ketepatan waktu pengiriman, dan fasilitasi akses pasar. Pengelolaan digital dapat memberi manfaat lebih besar ketika berjalan bersama kualitas produk serta operasional usaha yang terjaga.

Menjawab Perubahan Teknologi dan Perilaku Masyarakat

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto menyampaikan bahwa penguasaan media digital semakin penting seiring perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.

“Melalui program Jurnalis Mengajar, kami ingin mendorong UMKM tidak hanya mampu menghasilkan konten yang menarik, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik dalam membangun komunikasi dan memperkenalkan nilai produknya kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (30/9/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tujuan pelatihan tidak berhenti pada kemampuan teknis. Pelaku UMKM juga didorong untuk memahami cara menyampaikan keunggulan produk secara lebih terarah. Dalam komunikasi digital, informasi mengenai nilai produk dapat mencakup alasan produk dibuat, manfaat yang ditawarkan, kualitas yang dijaga, maupun layanan yang diberikan kepada pelanggan.

Kolaborasi Astra dan Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra ini diharapkan meningkatkan kesiapan UMKM dalam menghadapi perkembangan digital. Adaptasi diperlukan agar pelaku usaha dapat terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dan merespons kebutuhan pasar yang terus berubah.

Bekal untuk Kemandirian Usaha

Pelatihan media digital diharapkan membuka peluang bagi UMKM untuk mengenalkan produknya kepada publik yang lebih luas. Keterampilan ini dapat menjadi modal tambahan setelah peserta memperoleh pendampingan terkait mutu dan pengelolaan operasional bisnis.

Bagi pelaku usaha, pengelolaan akun digital yang baik dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana: memastikan profil bisnis mudah dikenali, menyiapkan rencana unggahan yang realistis, memakai materi visual yang jelas, serta menyampaikan informasi produk secara konsisten. Langkah kecil yang dilakukan secara teratur dapat membantu membangun kehadiran usaha dalam jangka panjang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menuju 70 tahun Astra dengan tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”. Melalui pembinaan, UMKM didorong meningkatkan kapasitas, memperkuat kemandirian, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan pasar.

Dengan bekal pemahaman komunikasi digital dan keterampilan produksi konten, para peserta diharapkan memiliki pilihan lebih luas untuk memperkenalkan usahanya. Penguatan kapasitas ini juga menempatkan pelaku UMKM sebagai pihak yang lebih siap mengelola pertumbuhan bisnisnya melalui perpaduan antara kualitas produk, ketertiban operasional, dan komunikasi yang relevan dengan konsumen.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Tingkatkan Kompetensi Puluhan UMKM Ikuti Pelatihan?

Tingkatkan Kompetensi Puluhan UMKM Ikuti Pelatihan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Tingkatkan Kompetensi Puluhan UMKM Ikuti Pelatihan matter?

Tingkatkan Kompetensi Puluhan UMKM Ikuti Pelatihan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.