Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Tepis Pengakuan Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah: Tak Ada Kegiatan Ekskul Menembak

Published Agustus 7, 2026 · Updated Agustus 7, 2026 · By Elizabeth Wilson - beritasosial.com

Foto : Elizabeth Wilson - beritasosial.com

Sekolah Jakarta Selatan Tepis Pengakuan Mantan Ketua Yayasan

Beritasosial.com – Tepis Pengakuan Mantan Ketua Yayasan menjadi sorotan utama publik Jakarta Selatan setelah ditemukan ratusan senjata api dan airsoft gun di salah satu sekolah swasta. Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, secara tegas menyangkal adanya klaim dari pihak mantan pimpinan yayasan yang menyebutkan bahwa senjata-senjata tersebut digunakan untuk kegiatan ekstrakulikuler menembak. Penemuan ini terjadi di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang langsung menarik perhatian media dan masyarakat luas.

Menurut Hermawanto, sekolah tersebut tidak pernah menyelenggarakan kegiatan menembak. Informasi ini diperoleh setelah pihaknya melakukan konfirmasi dengan para guru yang telah lama mengabdi di institusi pendidikan tersebut. Para guru tersebut memberikan kesaksian yang konsisten bahwa tidak ada program ekstrakulikuler menembak yang pernah diadakan di sekolah ini.

"Kami informasikan, berdasarkan informasi dari para guru-guru yang sudah lama di sini, bahwa di sekolah ini tidak pernah ada ekstrakurikuler menembak," jelas Hermawanto saat ditemui di lokasi sekolah pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Manajemen Baru Belum Tahu Asal Usul Senjata

Hermawanto menambahkan bahwa pihaknya belum mengetahui secara pasti bagaimana ratusan senjata tersebut bisa berada di dalam ruangan sekolah. Hal ini karena kliennya baru saja masuk dan mulai menjabat di posisi tersebut. Manajemen baru ini merasa terkejut dengan temuan tersebut dan segera melakukan investigasi menyeluruh.

Menurut pengakuannya, manajemen baru ini mulai berproses sejak tanggal 18 April, yaitu saat surat pemberhentian sementara kepada ketua yayasan sebelumnya diterbitkan. Sejak saat itu, mereka mulai melakukan investigasi dan klarifikasi terkait berbagai hal yang terjadi di sekolah. Proses ini mencakup pemeriksaan dokumen, wawancara dengan staf, dan verifikasi aset yang ada di sekolah.

"Kami tidak tahu apa-apa. Jadi kami tidak tahu apa-apa tentang sebelumnya, karena kami juga baru masuk. Jadi terhitung tanggal 18 bulan April surat pemberhentian sementara kepada ketua, mulai saat itulah kami berproses berjalan sampai sekarang," terang Hermawanto.

995 Senjata Dikonfirmasi Legal oleh PT Lokta Karya Perbakin

Sebelumnya, PT Lokta Karya Perbakin telah mengonfirmasi bahwa 995 senjata api hingga airsoft gun yang ditemukan di sekolah swasta tersebut merupakan senjata yang legal. Alhadid Endar Putra, yang menjabat sebagai Direktur Utama sekaligus pengacara untuk mantan Ketua Yayasan berinisial IWD, menjelaskan bahwa ratusan senjata tersebut sebenarnya milik perusahaan mereka.

Menurut Alhadid Endar Putra, senjata-senjata tersebut diperuntukkan sebagai kebutuhan ekstrakulikuler menembak. Namun, pihak sekolah saat ini membantah adanya kegiatan tersebut. Kontradiksi ini menjadi pusat perhatian dalam kasus yang sedang berlangsung. PT Lokta Karya Perbakin menyatakan bahwa mereka memiliki izin lengkap untuk menyimpan dan menggunakan senjata-senjata tersebut.

Selain senjata api, penemuan di ruang eks Ketua Yayasan juga mencakup berbagai barang lainnya. Ditemukan pula sabu-sabu serta 30 CD porno yang disimpan di ruangan tersebut. Temuan-temuan ini menambah kompleksitas kasus yang sedang diselidiki oleh pihak berwajib.

Proses Hukum dan Klarifikasi Lebih Lanjut

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan berbagai pihak terkait sedang memberikan keterangan. Pihak sekolah berkomitmen untuk bekerja sama dengan otoritas yang berwenang dalam menyelesaikan masalah ini. Sindonews Daerah akan terus memantau perkembangan kasus ini secara berkala.

Masyarakat diharapkan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum semua fakta terungkap secara lengkap. Proses hukum akan berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan semua pihak akan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat mereka.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Sekolah

Apakah semua senjata yang ditemukan legal? Ya, PT Lokta Karya Perbakin telah mengonfirmasi bahwa 995 senjata api dan airsoft gun yang ditemukan merupakan senjata yang legal dengan izin lengkap.

Kapan manajemen baru mulai menjabat? Manajemen baru mulai berproses sejak tanggal 18 April, saat surat pemberhentian sementara kepada ketua yayasan sebelumnya diterbitkan.

Apakah benar ada kegiatan menembak di sekolah? Pihak sekolah secara tegas menyangkal adanya kegiatan ekstrakulikuler menembak berdasarkan kesaksian para guru yang lama mengabdi di sekolah tersebut.

Barang apa saja yang ditemukan selain senjata? Selain senjata, ditemukan pula sabu-sabu dan 30 CD porno di ruang eks Ketua Yayasan.

Related Reading