Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Sukses Bangun Konsep Wisata Budaya, Desa Bugisan Binaan Astra Pukau Wamen PPPA

Published August 16, 2026 · Updated August 16, 2026 · By James Brown - beritasosial.com

Foto : James Brown - beritasosial.com

Desa Bugisan Sukses Bangun Konsep Wisata Budaya

Beritasosial.com – Kabupaten Klaten, tepatnya di Kecamatan Prambanan, memiliki Desa Sejahtera Astra Bugisan yang berhasil meraih pengakuan nasional. Desa ini Sukses Bangun Konsep Wisata Budaya melalui pengembangan living culture yang menggabungkan budaya lokal, rutinitas harian, dan potensi alam sebagai daya tarik wisata. Pengakuan ini datang dari Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, selama kunjungan resmi pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Konsep Living Culture yang Menginspirasi

Selama kunjungan, Veronica Tan disambut meriah di Paseban Candi Kembar dengan pertunjukan kesenian Gejog Lesung. Ia juga berkeliling melihat beragam produk UMKM yang dikelola oleh para perempuan setempat. Konsep wisata berbasis pengalaman ini menjadikan budaya dan kesenian tradisional sebagai modal utama penggerak ekonomi desa.

Veronica turut serta dalam berbagai aktivitas warga, mulai dari pembuatan emping, menikmati jamu tradisional, melukis topeng, hingga teknik ecoprint. Semua kegiatan ini merupakan bagian integral dari konsep wisata yang telah dikembangkan oleh masyarakat Bugisan sejak lama.

Pertumbuhan Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Sejak menerima pendampingan dari PT Astra International Tbk pada tahun 2022, Desa Bugisan mencatatkan lonjakan pendapatan yang luar biasa. Sektor wisata yang sebelumnya hanya mencapai Rp491 juta kini melonjak menjadi Rp767 juta, atau naik sebesar 56,3%. Pertumbuhan ini didukung oleh pengembangan seni tradisional, kerajinan tangan, wisata edukasi, serta paket wisata yang memungkinkan pengunjung merasakan kehidupan sehari-hari warga desa secara langsung.

Desa yang terletak di sisi selatan Candi Plaosan ini tidak hanya mengandalkan daya tarik budaya. Mereka juga berhasil menghubungkan sektor pariwisata dengan program ketahanan pangan. Dalam peninjauan tersebut, Veronica melihat demplot yang mencakup area persawahan, budidaya itik petelur dan ikan lele, serta pengelolaan maggot Black Soldier Fly (BSF).

"Desa Sejahtera Astra Bugisan mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat atau community-based tourism. Budaya, kesenian tradisional, kerajinan warga, dan wisata edukasi dijadikan sebagai modal utama untuk menggerakkan perekonomian desa," jelas Veronica Tan.

Program Pendampingan dan Dampak Sosial

Program Desa Sejahtera Astra telah beroperasi sejak 2022 dengan fokus pada peningkatan kapasitas pengelola desa wisata, pengembangan UMKM, serta pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Hingga kini, sebanyak 3.154 warga telah merasakan manfaat dari program tersebut, dengan lebih dari 200 orang di antaranya adalah perempuan.

Dalam kunjungan tersebut, Veronica Tan didampingi oleh Diah Suran Febrianti sebagai Head of Environment & Social Responsibility Astra, serta Rudi Riono sebagai Penggerak Desa Sejahtera Astra Bugisan.

Pengakuan Nasional dan Visi Astra

Upaya pengembangan ini telah mengantarkan Desa Sejahtera Astra Bugisan masuk dalam daftar 50 Desa Wisata Terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Selain itu, desa ini juga meraih juara kedua tingkat nasional dalam Kampanye Sadar Wisata Kementerian Pariwisata 2023 serta penghargaan Desa Wisata dengan Pemberdayaan Masyarakat Terbaik.

Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menyampaikan bahwa pengembangan potensi lokal diharapkan menciptakan nilai tambah sekaligus manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Melalui Program Desa Sejahtera Astra, Astra terus berupaya mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi lokal yang dimiliki agar dapat memberikan nilai tambah dan manfaat yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian desa serta membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat. Upaya ini sejalan dengan komitmen Astra untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Boy.

Dampak Holistik Program

Di bidang kesehatan, program pendampingan diarahkan pada optimalisasi layanan posyandu serta edukasi gizi bagi ibu dan anak. Sementara di bidang pendidikan, masyarakat mendapat edukasi aksara Jawa, nilai budaya lokal, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola pariwisata. Program lingkungan mencakup pengelolaan sampah terpadu, budidaya maggot, lele, dan bebek, serta penanaman pohon budaya dluwang. Adapun penguatan kewirausahaan dilakukan melalui pengembangan UMKM, pembangunan merek produk lokal, digitalisasi pemasaran, dan penyusunan paket wisata berbasis living culture.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Desa Bugisan

Apa yang membuat Desa Bugisan unik? Desa Bugisan memiliki konsep living culture yang menggabungkan budaya lokal, rutinitas harian, dan potensi alam sebagai daya tarik wisata utama.

Kapan program Desa Sejahtera Astra dimulai di Bugisan? Program pendampingan dari PT Astra International Tbk dimulai pada tahun 2022.

Berapa peningkatan pendapatan sektor wisata di Desa Bugisan? Pendapatan sektor wisata meningkat dari Rp491 juta menjadi Rp767 juta, atau naik sebesar 56,3%.

Apa saja kegiatan wisata yang bisa dinikmati di Desa Bugisan? Pengunjung bisa menikmati pertunjukan Gejog Lesung, pembuatan emping, jamu tradisional, melukis topeng, teknik ecoprint, dan berbagai produk UMKM lokal.

Apakah Desa Bugisan memiliki program ketahanan pangan? Ya, desa ini memiliki demplot persawahan, budidaya itik petelur dan ikan lele, serta pengelolaan maggot Black Soldier Fly (BSF).

Related Reading