Resmi Dilantik, Ini Tujuh Arah Khidmat PCNU Tangsel Periode 2026-2031
Tujuh Arah Khidmat PCNU Tangsel Resmi Ditetapkan Pasca Pelantikan
Beritasosial.com – Kota Tangerang Selatan kini memiliki kepemimpinan baru bagi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama untuk masa jabatan 2026 hingga 2031. Upacara pelantikan serta pembacaan baiat telah dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 8 Agustus 2026, yang bertempat di gedung Graha Aswaja II. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar.
Kepengurusan PCNU Tangsel periode mendatang dikepalai oleh dua tokoh utama. KH Himam Muzahir dipercaya sebagai Rais Syuriah, sementara KH Abdullah Mas'ud menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah. Dalam sambutannya setelah dilantik, Gus Mas'ud menyampaikan visi untuk menyatukan seluruh tekad dan komitmen dalam melayani organisasi.
Menjadi Pencipta Perubahan di Abad Kedua NU
Menghadapi era baru, Gus Mas'ud menekankan pentingnya peran kader NU. Menurutnya, generasi muda tidak boleh sekadar menjadi pengguna perubahan yang pasif. NU harus mampu tampil sebagai pencipta perubahan yang aktif dan inovatif.
Kita tidak cukup menjadi user. Kita harus menjadi creator, innovator, dan problem solver.
Untuk mewujudkan hal tersebut, PCNU Tangsel telah merumuskan tujuh arah khidmat yang berfokus pada tiga agenda strategis. Pertama, penguatan jamiyah atau struktur organisasi. Kedua, pemberdayaan jamaah atau masyarakat. Ketiga, pembangunan peradaban bangsa yang lebih baik.
Prioritas Penguatan Struktur dan Modernisasi Organisasi
Penguatan jamiyah menjadi fokus utama dalam periode ini. Gus Mas'ud menjelaskan bahwa organisasi besar memerlukan struktur yang kokoh hingga ke tingkat paling bawah. Oleh karena itu, konsolidasi akan dilakukan dengan memastikan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) semakin solid dan ranting-ranting NU kembali aktif menjalankan fungsinya.
Beberapa langkah konkret juga akan diambil, termasuk mendorong lembaga dan badan otonom agar lebih produktif, memperkuat kaderisasi, serta menata administrasi organisasi secara tertib. Selain itu, integrasi data jamaah akan didorong agar pengambilan keputusan organisasi berbasis pada data dan pengetahuan yang akurat.
Kita ingin membangun PCNU Tangsel menjadi organisasi yang modern, profesional, transparan, akuntabel, tetapi tetap berakar kuat pada tradisi pesantren dan nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Dampak Nyata bagi Kehidupan Warga
Agenda pemberdayaan jamaah juga mendapat perhatian khusus. Gus Mas'ud mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak boleh hanya diukur dari jumlah rapat, baliho, atau kegiatan seremonial semata. Keberadaan NU harus memberikan kontribusi nyata dan dampak positif terhadap kehidupan sehari-hari warga Tangerang Selatan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Resmi Dilantik Ini Tujuh Arah Khidmat?Resmi Dilantik Ini Tujuh Arah Khidmat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Resmi Dilantik Ini Tujuh Arah Khidmat matter?Resmi Dilantik Ini Tujuh Arah Khidmat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.