Profil Irjen Pol Hengki, Jenderal Bintang 2 Berpengalaman di Reserse Jadi Kapolda Jawa Barat
Irjen Pol Hengki Ditugaskan Memimpin Polda Jawa Barat
Beritasosial.com – Irjen Pol Hengki memperoleh amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat. Penugasan tersebut menempatkannya menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto, setelah sebelumnya Hengki memimpin Polda Banten sejak Agustus 2025.
Perpindahan jabatan itu menjadi bagian dari mutasi, rotasi, dan promosi di tubuh Polri yang mencakup 88 perwira tinggi serta perwira menengah. Kebijakan tersebut ditetapkan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri, tertanggal 2 Oktober 2026.
Mutasi dilakukan sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri pada Rabu, 1 Oktober 2026. Dalam daftar pergeseran jabatan itu, terdapat enam Komisaris Jenderal Polisi, 51 Inspektur Jenderal Polisi, 19 Brigadir Jenderal Polisi, serta 12 Komisaris Besar Polisi.
Bagian dari Dinamika Organisasi
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa perubahan penugasan merupakan mekanisme organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan pekerjaan kepolisian, sekaligus membuka kesempatan pengembangan karier personel.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny di Jakarta, dikutip Senin (5/10/2026).
Bagi Hengki, jabatan Kapolda Jawa Barat melanjutkan perjalanan karier panjang yang banyak ditempa dalam fungsi reserse. Pengalaman tersebut mencakup penugasan di tingkat kepolisian resor, kepolisian daerah, hingga Bareskrim Polri. Rekam jejak itu menjadi salah satu latar penting dari penempatannya sebagai pimpinan kepolisian di Jawa Barat.
Kapolda memiliki peran memimpin pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah provinsi. Tanggung jawabnya mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan serta pelayanan kepada publik, dan koordinasi kerja jajaran kepolisian daerah hingga satuan di bawahnya.
Latar Belakang dan Pendidikan
Hengki lahir di Pulau Batu, Negeri Agung, Way Kanan, Lampung, pada 7 Januari 1971. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1995. Setelah menyelesaikan pendidikan kepolisian, ia memulai masa dinasnya sebagai Pamapta Polres Kepri Timur pada periode 1995 hingga 1997.
Perjalanan awal kariernya berlangsung di sejumlah wilayah di Riau dan Kepulauan Riau. Hengki pernah dipercaya menjadi Kapolsek Khairah Mandah pada 1998–1999. Pada 1999, ia juga bertugas sebagai Kepala Satuan Serse Polres Indragiri Hilir.
Masih pada fase awal penugasannya, Hengki menjabat Kapolsektif Karimun selama 1999 sampai 2001. Setelah itu, ia mengemban posisi Kepala Bagian Operasional Polres Kampar pada 2001–2003. Pada 2003, ia melanjutkan tugas sebagai Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrabes Pekanbaru.
Pengalaman Panjang di Fungsi Reserse
Penugasan Hengki kemudian berlanjut ke Polda Banten. Pada 2005, ia menjadi Kanit II Sat II Direktorat Reserse Kriminal Polda Banten. Pada tahun yang sama, ia juga dipercaya memimpin Polsek Kragilan, jabatan yang diemban hingga 2007.
Sesudah masa tugas di Kragilan, Hengki menjabat Kanit I Direktorat Reserse Kriminal Polda Banten sepanjang 2007–2009. Ia lalu bertugas sebagai Perwira Menengah Bareskrim Polri pada 2009–2010. Rangkaian posisi tersebut memperlihatkan kedekatannya dengan pekerjaan penyelidikan dan penyidikan perkara.
Di kemudian hari, Hengki juga mengemban jabatan Analis Kebijakan Madya Bidang Hukum Divkum Polri pada 2021. Jabatan ini menambah pengalaman di bidang hukum dalam perjalanan profesionalnya di kepolisian.
Pada 2021 hingga 2023, ia dipercaya memimpin Polres Metro Bekasi Kota. Setelah itu, Hengki menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada 2023–2024. Pengalaman sebagai Dirresnarkoba menempatkannya pada salah satu fungsi penegakan hukum yang berkaitan dengan penanganan tindak pidana narkotika.
Kembali ke Banten hingga Memimpin Jawa Barat
Hengki kembali bertugas di Banten sebagai Wakapolda Banten pada 2024–2025. Posisi itu menjadi tahap sebelum ia dipercaya menjadi Kapolda Banten pada 5 Agustus 2025. Saat itu, ia menggantikan Suyudi Ario Seto yang memperoleh penugasan sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional.
Setelah memimpin Polda Banten lebih dari setahun, Hengki kini bergeser ke Jawa Barat. Sejak 2 Oktober 2026, jenderal polisi bintang dua tersebut resmi mendapat tugas sebagai Kapolda Jawa Barat.
Pergantian pimpinan di tingkat kepolisian daerah bukan sekadar perpindahan administratif. Rotasi juga memastikan roda organisasi tetap berjalan dengan kepemimpinan yang disesuaikan dengan kebutuhan institusi. Dalam konteks Jawa Barat, pengalaman Hengki pada bidang reserse, hukum, kepemimpinan kepolisian resor, hingga manajemen kepolisian daerah menjadi bagian dari bekal profesional yang dibawanya ke jabatan baru.
Riwayat dinas Hengki memperlihatkan lintasan karier dari tugas operasional di daerah, kepemimpinan kepolisian sektor dan resor, penugasan di Polda Banten serta Polda Metro Jaya, sampai posisi strategis sebagai Wakapolda dan Kapolda. Dengan amanah terbaru ini, ia memasuki babak berikutnya sebagai pemimpin Polda Jawa Barat.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Profil Irjen Pol Hengki Jenderal Bintang 2?Profil Irjen Pol Hengki Jenderal Bintang 2 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Profil Irjen Pol Hengki Jenderal Bintang 2 matter?Profil Irjen Pol Hengki Jenderal Bintang 2 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.