JEC Eye Hospitals and Clinics-Syafana Islamic School Gelar Pemeriksaan Mata Gratis
JEC Eye Hospitals and Clinics Gelar Pemeriksaan Mata Gratis
Beritasosial.com – JEC Eye Hospitals and Clinics bersama Parent Teacher Association (PTA) Secondary Syafana Islamic School mengadakan pemeriksaan mata gratis bagi masyarakat. Kegiatan bertema “Melihat Lebih Jelas, Berbagi Lebih Luas” ini berlangsung di Secondary Campus Syafana Islamic School, Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Program sosial tersebut merupakan inisiatif Seksi Sosial PTA Secondary Syafana Islamic School. Kegiatan ini ditujukan bagi sekitar 250 hingga 300 peserta, mulai dari guru dan staf Syafana Islamic Boarding School, warga sekitar terutama kelompok dhuafa, hingga peserta didik Atta’awun Educare Kampus Lengkong.
Skrining Mata dan Bantuan Kacamata
Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengikuti skrining penglihatan dengan layanan EyeCheck. Pemeriksaan awal tersebut membantu peserta mengenali kondisi penglihatan mereka serta mengetahui perlunya pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan keluhan atau perubahan kemampuan melihat.
Selain skrining, JEC Eye Hospitals and Clinics juga menyediakan kacamata gratis bagi peserta yang membutuhkan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap pemeriksaan mata dan alat bantu penglihatan.
Kegiatan tersebut turut dilengkapi edukasi kesehatan mata. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga penglihatan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya di tengah tingginya penggunaan perangkat digital untuk belajar, bekerja, dan berkomunikasi.
Pentingnya Menjaga Mata saat Beraktivitas Digital
Edukasi kesehatan mata menekankan perlunya menggunakan perangkat digital secara bijak. Kebiasaan sederhana seperti memberi waktu istirahat pada mata, menjaga jarak pandang saat menggunakan layar, serta memperhatikan pencahayaan dapat diterapkan oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Perhatian terhadap kesehatan mata penting karena penglihatan berperan besar dalam proses belajar, pekerjaan, dan kegiatan harian. Keluhan seperti mata cepat lelah, sulit fokus saat membaca, sering menyipitkan mata, atau kesulitan melihat tulisan dari jarak jauh tidak sebaiknya diabaikan.
Kegiatan di Tangerang ini juga membawa semangat World Sight Day 2026 yang diperingati pada 8 Oktober melalui kampanye global “Love Your Eyes”. Kampanye tersebut mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kesehatan mata merupakan bagian penting dari upaya mempertahankan kualitas hidup.
Deteksi Dini Gangguan Refraksi
Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, Prof Tjahjono D. Gondhowiarjo, menyampaikan bahwa akses pemeriksaan mata perlu semakin mudah dijangkau. Menurutnya, gangguan refraksi dapat dialami oleh berbagai kelompok usia, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Mata minus, mata plus, dan silinder merupakan beberapa kondisi penglihatan yang dapat memengaruhi kenyamanan dalam beraktivitas. Pada sebagian orang, perubahan penglihatan dapat terjadi secara perlahan sehingga tidak langsung disadari. Karena itu, pemeriksaan mata menjadi langkah penting untuk mengenali gangguan sejak awal.
“Karena itu, pemeriksaan mata secara berkala penting untuk mengenali gangguan penglihatan sedini mungkin agar dapat ditangani secara tepat. Pemeriksaan dapat diulang setiap enam bulan hingga satu tahun, sesuai kondisi mata dan anjuran dokter,” katanya.
Pemeriksaan berkala dapat membantu seseorang mengetahui kebutuhan evaluasi lebih lanjut. Bagi keluarga dan lingkungan sekolah, perhatian terhadap keluhan penglihatan juga dapat mendorong anak maupun orang dewasa untuk menjalani pemeriksaan pada waktu yang sesuai.
Kolaborasi untuk Akses Kesehatan Mata
JEC Eye Hospitals and Clinics telah melayani masyarakat Indonesia selama lebih dari empat dekade dan terus menyatakan komitmen untuk memperluas akses kesehatan mata berkualitas. Kolaborasi dengan Syafana Islamic School menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pentingnya pemeriksaan mata kepada masyarakat.
Lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan menjaga penglihatan sejak dini. Guru, orang tua, staf, dan peserta didik dapat saling mengingatkan untuk membatasi penggunaan layar secara berlebihan, memperhatikan keluhan mata yang berulang, serta tidak menunda pemeriksaan ketika diperlukan.
“Kami berharap kesempatan ini menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan menjaga kesehatan mata secara berkelanjutan, serta mendorong peserta meneruskan kepedulian tersebut kepada keluarga dan masyarakat di sekitarnya,” lanjutnya.
Melalui pemeriksaan mata gratis, bantuan kacamata, dan edukasi, JEC Eye Hospitals and Clinics serta Syafana Islamic School berharap kepedulian terhadap kesehatan mata tidak berhenti pada kegiatan satu hari. Peserta diharapkan dapat menerapkan kebiasaan yang lebih baik dan mengambil langkah tepat ketika mengalami gangguan penglihatan.
FAQ Pemeriksaan Mata Gratis
Siapa yang menjadi sasaran kegiatan pemeriksaan mata gratis ini?
Kegiatan ini menyasar guru dan staf Syafana Islamic Boarding School, warga sekitar khususnya kelompok dhuafa, serta peserta didik Atta’awun Educare Kampus Lengkong.
Layanan apa saja yang tersedia dalam kegiatan ini?
Peserta memperoleh skrining penglihatan melalui EyeCheck, edukasi kesehatan mata, serta kesempatan mendapatkan kacamata gratis bagi peserta yang membutuhkan.
Seberapa sering pemeriksaan mata perlu dilakukan?
Pemeriksaan mata dapat diulang setiap enam bulan hingga satu tahun, menyesuaikan kondisi mata dan anjuran dokter. Pemeriksaan lebih cepat dapat dipertimbangkan apabila muncul keluhan penglihatan.
Apa tanda yang perlu diperhatikan sebelum memeriksakan mata?
Kesulitan melihat dari jauh, sering menyipitkan mata, cepat lelah saat membaca, dan gangguan fokus saat menggunakan layar dapat menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan mata.