Beritasosial
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dari Jakarta ke Seoul, 2 Pelajar Indonesia Raih Juara Dunia e-ICON

Published August 12, 2026 · Updated August 12, 2026 · By Matthew Smith - beritasosial.com

Dari Jakarta ke Seoul 2 Pelajar Indonesia Raih Prestasi Gemilang di Kompetisi Internasional

Beritasosial.com – Dari Jakarta ke Seoul 2 Pelajar Indonesia telah membuktikan kemampuan mereka di kancah dunia. Generasi muda Indonesia kini menghadapi era yang dipenuhi tantangan kompleks, perubahan teknologi yang cepat, serta situasi yang menuntut kemampuan adaptasi tinggi. Untuk menang dalam persaingan global, mereka tidak hanya memerlukan jawaban instan, namun juga keterampilan bertanya, berkolaborasi, menciptakan inovasi, serta bertanggung jawab penuh atas setiap keputusan yang diambil. Kompetisi internasional hadir sebagai wadah nyata untuk menguji ketangkasan tersebut.

Dalam ajang bergengsi ini, Ravakatya Anadra (Andra) dan Nicholas Emmanuel (Nicho), siswa kelas 12 EcoSocioTech School (EST) di TB Simatupang—yang dulunya dikenal sebagai Sekolah HighScope Indonesia—berhasil meraih posisi Juara 1 pada 16th e-ICON World Contest. Pencapaian ini diraih melalui aplikasi Hugrow, sebuah platform yang dirancang untuk membantu keluarga membangun komunikasi, kebiasaan positif, dan hubungan yang lebih sehat.

Proses Kolaborasi Internasional yang Mengesankan

Tim Hugrow tidak bekerja sendirian. Andra dan Nicho berkolaborasi erat dengan dua pelajar asal Korea Selatan, Kim Siwoo dan Kim Mirae. Ajang e-ICON World Contest diselenggarakan di bawah naungan Kementerian Pendidikan Korea Selatan dan mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk mengembangkan solusi berbasis teknologi atas persoalan sosial yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana batas-batas geografis semakin tipis dalam dunia digital. Pelajar Indonesia mampu bekerja sama dengan rekan-rekan dari negara tuan rumah, menciptakan sinergi yang menghasilkan solusi inovatif. Proses ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga keterampilan komunikasi lintas budaya yang sangat berharga di era globalisasi.

Dalam memilih fokus proyek, Tim Hugrow memutuskan untuk mengangkat SDG 3: Good Health and Well-Being. Andra menjelaskan alasan di balik pilihan tersebut:

"Saat merancang kontribusi untuk SDG No 3, kami memilih mengintegrasikan faktor yang sudah ada menjadi sebuah solusi. Kami melihat keluarga sebagai esensi masyarakat sekaligus peluang utama untuk mengatasi masalah kesehatan mental dan kesejahteraan," ujar Andra.

Hugrow: Solusi Digital untuk Kesehatan Keluarga

Hugrow adalah aplikasi yang dirancang untuk mempererat hubungan keluarga dan mendukung kesehatan mental (SDG No.3) melalui langkah-langkah yang terstruktur dan terukur. Aplikasi ini memungkinkan anggota keluarga untuk saling terhubung, berbagi pengalaman, dan membangun kebiasaan positif bersama. Dengan antarmuka yang intuitif, Hugrow memudahkan pengguna dari berbagai usia untuk berpartisipasi aktif dalam program kesehatan keluarga.

Pencapaian ini bukan hanya kebanggaan bagi kedua pelajar Indonesia, tetapi juga menunjukkan potensi besar pendidikan Indonesia di kancah internasional. EcoSocioTech School, sebagai institusi pendidikan yang mengintegrasikan aspek sosial dan teknologi, telah membuktikan kualitasnya melalui prestasi ini.

Perjalanan dari Jakarta ke Seoul ini menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di level dunia. Dengan dukungan teknologi dan semangat kolaborasi, mereka telah menciptakan dampak nyata bagi masyarakat global. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pelajar Indonesia untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam penyelesaian masalah sosial melalui teknologi.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Prestasi e-ICON

Apa itu e-ICON World Contest? e-ICON World Contest adalah kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Korea Selatan, mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk mengembangkan solusi teknologi berbasis SDGs.

Siapa saja anggota tim Hugrow? Tim Hugrow terdiri dari Ravakatya Anadra dan Nicholas Emmanuel dari Indonesia, serta Kim Siwoo dan Kim Mirae dari Korea Selatan.

Apa fungsi utama aplikasi Hugrow? Hugrow dirancang untuk membantu keluarga membangun komunikasi, kebiasaan positif, dan hubungan yang lebih sehat, dengan fokus pada SDG No. 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan.

Di mana EcoSocioTech School berlokasi? EcoSocioTech School terletak di kawasan TB Simatupang, Jakarta, dan sebelumnya dikenal sebagai Sekolah HighScope Indonesia.

Berapa tahun usia e-ICON World Contest saat ini? Prestasi ini diraih pada 16th e-ICON World Contest, menunjukkan bahwa kompetisi ini telah berlangsung selama 16 tahun sejak pertama kali diselenggarakan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang prestasi pelajar Indonesia, kunjungi artikel terkait di sindonews.com.

Related Reading