Historic Moment: BPIP Undang Jokowi dan Gibran di Upacara Harlah Pancasila, PDIP: Insya Allah Megawati Hadir

bpip-undang-jokowi-dan-gibran-di-upacara-harlah-pancasila-pdip-insya-allah-megawati-hadir-tgx

Historic Moment: BPIP Undang Jokowi dan Gibran di Upacara Harlah Pancasila

Historic Moment – Sebuah Historic Moment terjadi saat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengumumkan undangannya kepada Presiden Joko Widodo dan putra sulungnya, Gibran Rakabuming. Undangan ini diberikan dalam rangka perayaan Hari Lahir Pancasila yang dihelat di Lapangan Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, pada 1 Juni 2026. Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh PDIP, ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, menyampaikan harapan bahwa mantan Presiden Megawati Soekarnoputri akan hadir sebagai inspektur upacara. Ini menjadi peristiwa penting karena menggambarkan kolaborasi antara partai dan lembaga negara dalam memperingati nilai-nilai Pancasila.

PDIP Sediakan Upacara Khusus di Sekolah Partai

PDIP juga mengadakan upacara memperingati Hari Lahir Pancasila secara terpisah, di Sekolah Partai. Djarot Saiful Hidayat menjelaskan bahwa acara ini menjadi bagian dari pembekalan anggota partai. “PDIP juga melaksanakan upacara Hari Pancasila di Sekolah Partai tanggal 1 Juni ya,” katanya saat diwawancara di Jakarta Utara. Ia menambahkan, Megawati Soekarnoputri akan hadir jika kondisi dan waktu memungkinkan, sambil mengajak publik untuk mendoakan kehadirannya. Ini menunjukkan upaya PDIP dalam menjaga semangat perjuangan ideologi Pancasila di kalangan anggotanya.

Acara Harlah Pancasila tahun ini dianggap memiliki Historic Moment karena menandai penghormatan terhadap prinsip-prinsip dasar bangsa yang selama ini dipegang oleh tokoh-tokoh nasional. Djarot menekankan bahwa kehadiran Jokowi dan Gibran sebagai peserta utama menegaskan komitmen pemerintah dan partai dalam mendukung pengamalan Pancasila di segala aspek kehidupan. “Ini bukan sekadar perayaan, tapi perwujudan dari semangat gotong royong yang menjadi bagian dari konstitusi kita,” ujarnya.

BPIP Mengundang Seluruh Mantan Presiden dan Wapres

Sekretaris Utama BPIP, Tonny Agung Arifianto, menjelaskan bahwa lembaga ini telah mengundang seluruh mantan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk hadir dalam upacara Harlah Pancasila. Prabowo Subianto, mantan Presiden, akan menjadi inspektur upacara utama. “Ini bagian dari proses membangun gotong royong bersama, kolaboratif semuanya. Semua Presiden maupun Wakil Presiden pastinya kita undang semuanya,” kata Tonny kepada media, Jumat (29/5/2026).

Dalam rangkaian acara tersebut, BPIP juga memastikan bahwa kehadiran para mantan pemimpin akan diumumkan melalui media pada Sabtu mendatang. Tonny mengatakan, pengumuman ini akan memberikan gambaran mengenai partisipasi tokoh-tokoh penting dalam menghormati warisan ideologi yang menjadi fondasi negara. “Kami akan sampaikan ke publik, termasuk rencana perayaan di lapangan utama,” tambahnya.

Historic Moment ini juga menjadi kesempatan untuk mengingat peran Pancasila dalam membentuk identitas bangsa. Sebagai konstitusi ideologi, Pancasila bukan hanya simbol kebanggaan, tetapi juga pedoman tata kelola negara. Dengan menghadirkan tokoh-tokoh dari berbagai belahan Indonesia, BPIP ingin menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan dan bisa diimplementasikan secara kolektif. Djarot Saiful Hidayat menambahkan, upacara Harlah Pancasila tahun ini akan menjadi cerminan dari kebersamaan dalam membangun bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *