Percepat Pemerataan Ekonomi Nasional lewat Transformasi Digital BPD Berbasis AI
Transformasi Digital BPD Dimulai dengan Fondasi Kecerdasan Artifisial
Beritasosial.com – Industri perbankan daerah kini melangkah ke fase baru dalam upaya digitalisasi. Untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional serta meningkatkan ketahanan sistem keuangan, Bank Pembangunan Daerah (BPD) mulai membangun infrastruktur digital yang didukung oleh kecerdasan artifisial (AI). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat layanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah.
Kolaborasi Strategis di CxO BPD Summit 2026
Kegiatan penandatanganan nota kesepahaman berlangsung dalam forum CxO BPD Summit 2026 yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Lintasarta dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menandatangani perjanjian sinergi strategis. Selain itu, disepakati pula kerja sama transformasi digital bersama Bank Jakarta, Bank BPD Bali, dan Bank Sumsel Babel. Lintasarta juga menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan Bank Jateng.
Forum ini mengusung tema “Satu Fondasi, Satu Kedaulatan: Infrastruktur Digital Bersama untuk BPD”. Acara tersebut mempertemukan para regulator, hampir seluruh direksi BPD di seluruh Indonesia, asosiasi, serta mitra teknologi untuk membahas arah transformasi digital industri perbankan daerah. Momentum ini dinilai sangat penting mengingat BPD memegang peran strategis sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi daerah.
Posisi Keuangan BPD yang Kuat Mendukung Digitalisasi
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2026, industri BPD mencatat total aset mencapai sekitar Rp1.036 triliun dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 26,19%. Angka-angka ini menunjukkan kondisi permodalan yang kuat untuk menopang investasi pada digitalisasi, penguatan keamanan siber, dan pengembangan teknologi AI.
President Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan, menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan strategis agar BPD mampu menjawab tantangan ekonomi yang semakin terdigitalisasi.
“Transformasi digital menjadi kebutuhan strategis agar BPD mampu menjawab tantangan ekonomi yang semakin terdigitalisasi,” ujar Armand Hermawan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Percepat Pemerataan Ekonomi Nasional lewat Transformasi?
Percepat Pemerataan Ekonomi Nasional lewat Transformasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Percepat Pemerataan Ekonomi Nasional lewat Transformasi matter?
Percepat Pemerataan Ekonomi Nasional lewat Transformasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
