Sikat Arema FC 3-1, Persija Rebut Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026
Persija Jakarta Raih Tempat Ketiga Setelah Kalahkan Arema FC 3-1
Beritasosial.com – Sikat Arema FC 3 1 Persija – Persija Jakarta berhasil mengamankan posisi ketiga di turnamen Piala Presiden 2026. Tim Macan Kemayoran ini mengalahkan Arema FC dengan skor telak 3-1 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Laga berlangsung pada Kamis sore, 6 Agustus 2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Persija untuk menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen.
Kemenangan Persija ditentukan oleh tiga gol yang dicetak Witan Sulaeman pada menit ke-8, Arlyansyah Abdulmanan di menit ke-74, serta Victor Dethan pada menit ke-88. Sementara itu, Arema FC hanya mampu mencatatkan satu gol melalui Salim Tuharea di babak pertama. Skor akhir ini mencerminkan dominasi Persija di babak kedua setelah babak pertama yang seimbang.
Perjalanan Pertandingan yang Menegangkan
Kedua skuad langsung menunjukkan permainan terbuka sejak awal. Persija mendapat keunggulan lebih dulu lewat aksi Witan Sulaeman. Penyelesaian akhir pemain tersebut tidak mampu diantisipasi oleh kiper Arema, Syahrul Trisna. Setelah tertinggal, Arema meningkatkan intensitas serangan mereka dengan lebih agresif.
Peluang besar datang pada menit ke-22 melalui serangan balik cepat yang dipandu Salim Tuharea. Namun, Ilham Rio Fahmi berhasil melakukan penyelamatan penting dengan menggagalkan peluang tersebut sebelum bola masuk ke gawang. Arema akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28. Salim Tuharea memanfaatkan kekacauan di area penalti Persija untuk membuat skor menjadi 1-1.
“Kami harus tetap fokus dan tidak terburu-buru. Pertandingan ini membutuhkan ketenangan di babak kedua,” ujar pelatih Shin Tae-yong sebelum laga dimulai.
Pada menit ke-37, Marcos Vinicius hampir membawa Arema memimpin. Tendangannya membentur kaki Hafizh Rizkianur sebelum mengenai tiang gawang. Dua menit kemudian, pemain asal Brasil itu kembali membobol gawang Persija. Sayangnya, wasit menganulir gol tersebut setelah meninjau tayangan VAR dan menemukan Salim Tuharea melakukan handball terlebih dahulu.
Babak Kedua dan Kemenangan Persija
Memasuki babak kedua, Persija melakukan dua perubahan pemain dengan memasukkan Gustavo Almeida dan Kerim Memija. Pergantian ini memberikan nafas baru pada serangan Macan Kemayoran, terutama melalui umpan-umpan dari sisi sayap. Gustavo langsung mengancam pada menit ke-57 dengan sundulan keras yang masih bisa ditepis oleh Syahrul Trisna.
Persija akhirnya kembali memimpin pada menit ke-74 melalui gol Arlyansyah Abdulmanan. Arema mencoba meningkatkan tekanan setelah tertinggal 2-1, tetapi kesulitan menembus lini belakang Persija yang dikomandoi Denis Kolinger. Macan Kemayoran memastikan kemenangan pada menit ke-88. Victor Dethan memanfaatkan umpan terobosan Witan Sulaeman untuk mengalahkan Syahrul Trisna dan membuat skor menjadi 3-1.
Peluit panjang menandai berakhirnya pertandingan. Arema gagal memperkecil ketertinggalan dan Persija menutup laga dengan kemenangan 3-1, sekaligus mengamankan posisi ketiga di Piala Presiden 2026. Kemenangan ini juga menjadi motivasi bagi Persija untuk melanjutkan performa terbaiknya di babak selanjutnya.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pertandingan
Berapa skor akhir pertandingan Persija vs Arema FC? Skor akhir pertandingan adalah Persija Jakarta 3-1 Arema FC dalam perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2026.
Kapan pertandingan ini berlangsung? Pertandingan berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Siapa saja pencetak gol Persija Jakarta? Pencetak gol Persija adalah Witan Sulaeman (menit ke-8), Arlyansyah Abdulmanan (menit ke-74), dan Victor Dethan (menit ke-88).
Apakah ada gol yang dianulir dalam pertandingan ini? Ya, ada dua gol yang dianulir. Gol Marcos Vinicius untuk Arema dianulir karena handball Salim Tuharea, dan gol tambahan Victor Dethan dianulir karena offside.
Bagaimana susunan pemain Persija Jakarta? Persija menggunakan formasi 4-4-2 dengan Hafizh Rizkianur sebagai kiper, Denis Kolinger sebagai bek tengah, dan Witan Sulaeman sebagai gelandang serang. Pelatihnya adalah Shin Tae-yong.
