Trump Beri 2 Pilihan ke Iran, Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan Besar-besaran
Trump Beri 2 Pilihan ke Iran: Selat Hormuz atau Serangan
Beritasosial.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan dua opsi tegas kepada Iran terkait situasi Selat Hormuz. Dalam pernyataan yang disiarkan secara luas, Trump menyatakan bahwa Teheran harus segera membuka kembali jalur pelayaran strategis tersebut atau menghadapi konsekuensi serius. Ultimatum ini datang di tengah ketegangan yang meningkat antara kedua negara sejak serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari lalu.
“Selat itu akan segera dibuka, atau mereka akan menerima pukulan keras—dan setelah itu selat tersebut tetap akan dibuka,” tegas Trump dalam wawancara eksklusifnya.
Negosiasi Tiga Pihak yang Mendekati Kesepakatan
Laporan dari Axios mengindikasikan bahwa proses negosiasi antara Amerika Serikat, Iran, dan Oman telah mencapai tahap akhir. Pejabat dari ketiga negara menyatakan bahwa kesepakatan sementara hampir tercapai dan akan diumumkan dalam waktu dekat. Mekanisme yang dirancang mencakup pengaturan selama 60 hari untuk memastikan keamanan pelayaran di Selat Hormuz.
Sistem yang diusulkan memungkinkan kapal-kapal yang menuju Teluk Persia menggunakan jalur pelayaran utara, sementara kapal yang keluar memanfaatkan jalur selatan melalui perairan Oman. Menariknya, mekanisme ini tidak memerlukan pembayaran biaya lintas atau tol bagi kapal-kapal yang melintas.
“Kami sedang melakukan diskusi yang sangat baik,” ujar Trump, seraya menambahkan bahwa Iran menunjukkan keinginan kuat untuk mencari jalan keluar dari konflik yang bermula pada 28 Februari.
Respons Pasar Global Terhadap Perkembangan Terkini
Pasar keuangan Asia memberikan respons positif terhadap perkembangan negosiasi. Harga minyak mengalami penurunan sementara indeks saham melonjak pada perdagangan hari Rabu. Optimisme pasar didorong oleh harapan bahwa kesepakatan untuk memulihkan lalu lintas melalui Selat Hormuz yang sedang diblokade dapat segera terwujud.
Wall Street juga mencatat rekor tertinggi, mencerminkan kepercayaan investor terhadap stabilitas regional. Selat Hormuz merupakan jalur vital yang membawa sekitar seperlima dari total pengiriman minyak dan gas alam cair global, sehingga setiap gangguan memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi dunia.
“Mereka melakukan negosiasi seharian penuh,” kata Trump dalam acara “@ Night” di Fox News. “Selat Hormuz ‘akan segera dibuka kembali.’ Jika mereka mundur lagi, mereka akan menerima pukulan yang sangat keras.”
Target Strategis dan Kendala yang Masih Ada
Trump memiliki beberapa target utama dalam konflik ini. Pertama, pembongkaran program nuklir Iran. Kedua, pembatasan kemampuan Teheran untuk menyerang negara-negara regional. Ketiga, penciptaan kondisi yang memungkinkan rakyat Iran menggulingkan para penguasa ulama mereka. Namun, beberapa kendala masih menghambat pencapaian penuh target-target tersebut.
Iran telah menghentikan sebagian besar lalu lintas melalui Selat Hormuz, sementara Washington mempertahankan blokade terhadap pelayaran dan pelabuhan yang berkaitan dengan Iran. Media pemerintah Iran menyatakan bahwa kesepakatan dengan Oman mengenai selat tersebut akan tertunda “selama Amerika Serikat terus mengancam Iran.”
Sebelumnya, Qatar menyatakan bahwa para mediator telah mencapai kemajuan dalam upaya mengakhiri konflik, meskipun Teheran sempat membantah bahwa perundingan sedang berlangsung. Trump dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani membahas upaya untuk memperkecil perbedaan antara Washington dan Teheran serta meningkatkan prospek penyelesaian jangka panjang dalam sebuah percakapan telepon pada hari Selasa.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa pembicaraan dengan Oman mengenai lalu lintas melalui selat sedang berlangsung.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Ultimatum Trump ke Iran
Apa yang dimaksud dengan Selat Hormuz? Selat Hormuz adalah jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra India. Jalur ini merupakan salah satu titik tersumbat tersibuk di dunia untuk transportasi minyak dan gas alam.
Berapa lama durasi pengaturan yang diusulkan? Mekanisme yang sedang dirundingkan mencakup pengaturan selama 60 hari untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz antara Iran dan Oman.
Apakah ada biaya yang harus dibayar kapal yang melintas? Tidak, kesepakatan yang sedang dirundingkan ini tidak melibatkan pembayaran biaya lintas atau tol bagi kapal-kapal yang menggunakan jalur pelayaran.
Kapan kesepakatan diperkirakan akan diumumkan? Menurut laporan terbaru, kesepakatan diharapkan dapat diumumkan secara resmi pada hari Rabu, meskipun Trump menyatakan ia memiliki banyak waktu dan yakin kesepakatan bisa tercapai “besok atau lusa.”
Trump juga menambahkan bahwa ia memiliki banyak waktu dan yakin kesepakatan bisa tercapai “besok atau lusa.” Ia menegaskan bahwa satu-satunya hal yang penting adalah tindakan nyata dari pihak Iran, dan Teheran ingin mencapai kesepakatan. Kita akan melihat hasilnya ke depannya.
