Perindo Jatim: Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Kunci Ketahanan Ekonomi Keluarga

3144f558-82be-43db-ace5-994fc6e930ab-0

Perindo Jatim: Kunci Ketahanan Ekonomi Keluarga Lewat Pemberdayaan Ibu

Beritasosial.com – Surabaya – Dinamika ekonomi nasional yang masih fluktuatif memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Bukan hanya daya beli yang menurun, tetapi juga stabilitas keuangan keluarga menjadi perhatian utama. Dalam konteks ini, Perindo Jatim hadir dengan inisiatif strategis untuk memberdayakan ibu rumah tangga sebagai garda terdepan ketahanan ekonomi rumah tangga. Program ini dirancang khusus untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat menghasilkan pendapatan tambahan bagi keluarga.

Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur, Ahmad Zazuli, menegaskan bahwa pemberdayaan ibu rumah tangga bukan sekadar program sosial biasa. Ini adalah langkah strategis jangka panjang untuk membangun fondasi ekonomi keluarga yang kuat. “Kami melihat bahwa ibu rumah tangga memiliki potensi besar yang belum tergarap optimal. Dengan bekal keterampilan yang tepat, mereka bisa berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian keluarga,” jelas Cak Jazz.

Kami terus melakukan upaya-upaya penguatan ekonomi. Masyarakat saat ini menghadapi harga sembako yang mahal dan lapangan pekerjaan yang sulit. Karena itu kami membuka langkah strategis dengan membina dan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga agar memiliki keterampilan yang bisa menghasilkan tambahan pendapatan. Kalau keluarga stabil secara ekonomi, maka kesejahteraan masyarakat juga akan semakin kuat.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ahmad Zazuli pada Senin (3/8/2026) di hadapan para peserta program pemberdayaan. Ia menambahkan bahwa pendekatan yang digunakan oleh Perindo Jatim bersifat holistik, tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan pemasaran digital. Hal ini penting agar produk yang dihasilkan ibu rumah tangga tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

Strategi Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

Menurut Ahmad Zazuli, keberhasilan program pemberdayaan sangat bergantung pada kesesuaian dengan karakteristik daerah masing-masing. Di Surabaya, fokus utama adalah pengembangan keterampilan kuliner dan kreativitas dalam pengolahan makanan. Ibu-ibu diajarkan tidak hanya cara membuat produk, tetapi juga teknik branding dan pemasaran online melalui media sosial dan platform e-commerce.

Sementara itu, di wilayah-wilayah yang memiliki potensi pertanian, program disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Peserta dibekali keterampilan pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah tinggi. Pendekatan berbasis karakter daerah ini memastikan bahwa setiap program memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Sebagai implementasi konkret dari strategi tersebut, DPW Partai Perindo Jawa Timur berkolaborasi dengan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso) DPD Kota Surabaya menggelar pelatihan jelly art di The Central Mall Gunawangsa Tidar, Jumat (31/7/2026). Pelatihan ini diikuti oleh puluhan ibu rumah tangga yang antusias mempelajari teknik pembuatan jelly art yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran.

Dampak Ekonomi dan Sosial Program

Program pemberdayaan yang digagas Perindo Jatim ini diharapkan dapat memberikan dampak ganda, baik secara ekonomi maupun sosial. Dari sisi ekonomi, ibu rumah tangga yang memiliki keterampilan tambahan akan mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Sementara dari sisi sosial, program ini memperkuat peran perempuan dalam pembangunan ekonomi daerah.

Ahmad Zazuli juga menyebutkan bahwa Perindo Jatim berencana memperluas jangkauan program ini ke berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk asosiasi dagang, lembaga pelatihan, dan pemerintah daerah, akan menjadi kunci keberhasilan perluasan program. “Kami ingin setiap ibu rumah tangga di Jawa Timur memiliki akses terhadap pelatihan dan pendampingan yang berkualitas,” pungkasnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program Perindo Jatim

Apa saja keterampilan yang diajarkan dalam program pemberdayaan ibu rumah tangga Perindo Jatim? Program ini mengajarkan berbagai keterampilan sesuai dengan potensi daerah, seperti pengolahan kuliner, pembuatan jelly art, dan keterampilan digital untuk pemasaran online.

Bagaimana cara ibu rumah tangga bisa mengikuti program ini? Ibu rumah tangga dapat mendaftar melalui kantor DPW Partai Perindo Jatim atau melalui mitra program di masing-masing wilayah. Pendaftaran biasanya dibuka secara berkala setiap bulan.

Apakah ada biaya untuk mengikuti pelatihan? Program pemberdayaan ini umumnya gratis bagi peserta. Namun, untuk beberapa pelatihan khusus, mungkin ada biaya administrasi yang sangat terjangkau.

Apakah program ini hanya untuk wilayah Surabaya? Tidak. Meskipun Surabaya menjadi pusat program, Perindo Jatim berencana memperluas jangkauan ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur dalam waktu dekat.

Bagaimana dukungan yang diberikan setelah pelatihan selesai? Peserta mendapatkan pendampingan berkelanjutan, termasuk akses ke jaringan pemasaran dan informasi peluang bisnis. Beberapa peserta juga dibantu untuk mendapatkan modal usaha melalui program kemitraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *