Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Bersih Lewat Kolaborasi Pengolahan Sampah Menjadi Hidrogen Rendah Karbon

2600bc53-b263-44e7-94c9-1e1f46464b1f-0

Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Bersih Lewat Kolaborasi Sampah Jadi Hidrogen

Beritasosial.com – Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Bersih melalui inisiatif strategis yang menandai era baru dalam pengelolaan energi terbarukan di Indonesia. PT Pertamina (Persero) resmi menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengembangkan kolaborasi komprehensif dalam mengolah limbah menjadi sumber energi bersih. Proyek ambisius ini bertujuan menciptakan ekosistem hidrogen terintegrasi yang tidak hanya mendukung transisi energi nasional, tetapi juga memberikan solusi nyata terhadap masalah penumpukan sampah di wilayah Jawa Barat.

Strategi Pengembangan Energi Terbarukan Terintegrasi

Kerjasama strategis ini mencakup cakupan yang sangat luas, mulai dari pengembangan energi baru dan terbarukan, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, hingga pemberdayaan masyarakat lokal. Emma Sri Martini, Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dari kolaborasi ini adalah rencana pemanfaatan methane yang berasal dari sampah di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.

“Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, salah satunya pengelolaan sampah di kawasan TPA Sarimukti. Sampah yang diolah nantinya akan menghasilkan biogas, kemudian dikembangkan menjadi hidrogen dan biomethane,” ujar Emma Sri Martini.

Melalui proses yang terencana dengan baik, biogas yang dihasilkan dari sampah akan dipurifikasi menjadi biomethane. Selanjutnya, biomethane tersebut akan diproses lebih lanjut untuk menghasilkan hidrogen berkualitas tinggi. Upaya ini merupakan bagian integral dari pengembangan ekosistem waste to energy yang telah lama digagas oleh Pertamina sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.

Menurut Emma, pengembangan proyek ini merupakan bentuk sinergi yang kuat antara berbagai unit bisnis dalam Pertamina Group. Tujuannya adalah menciptakan rantai nilai energi bersih yang terintegrasi secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Program ambisius ini akan dikerjakan bersama Subholding Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) dan Subholding Gas, yang masing-masing memiliki peran dan tanggung jawab spesifik.

Subholding PNRE bertanggung jawab dalam aspek penyediaan feedstock dan pengolahan energi terbarukan, sementara Subholding Gas fokus pada pembangunan infrastruktur dan distribusi produk. Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap tahap proses, mulai dari penyediaan bahan baku, pengolahan, pembangunan infrastruktur, hingga distribusi dan komersialisasi produk energi, berjalan secara optimal dan terkoordinasi.

Kolaborasi antara Pertamina dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan ekosistem energi bersih di berbagai wilayah lain di Indonesia. Dengan memanfaatkan potensi sampah yang ada, Indonesia tidak hanya dapat mengurangi masalah lingkungan, tetapi juga menciptakan sumber energi terbarukan yang berkelanjutan untuk masa depan yang lebih hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *