Cara Unik Karina Ranau Rayakan 16 Tahun Pernikahan, Bawa Angkot ke Makam Epy Kusnandar

76308270-7648-45b4-82e9-8b86dd859ff7-0

Karina Ranau Rayakan 16 Tahun Pernikahan di Makam Epy Kusnandar

Beritasosial.com – Jakarta – Karina Ranau kembali menunjukkan sisi emosionalnya dalam merayakan momen penting. Cara Unik Karina Ranau Rayakan 16 Tahun Pernikahan kali ini dilakukan dengan penuh makna di makam sang mendiang suami, Epy Kusnandar. Berbeda dari perayaan pernikahan pada umumnya, sang istri memilih untuk menghadirkan kenangan bersama sang almarhum dalam bentuk yang sangat personal dan menyentuh hati.

Angkot sebagai Simbol Cinta

Dalam perayaan yang berlangsung di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Karina membawa sebuah angkot yang ia anggap sebagai mobil pengantin. “16 tahun, dari 2008, berakhir di 3 Desember ya kemarin. Dan saya ingin terus merayakan anniversary itu sampai nanti saya ketemu lagi,” ungkap Karina dengan suara lembut namun penuh perasaan.

“16 tahun, dari 2008, berakhir di 3 Desember ya kemarin. Dan saya ingin terus merayakan anniversary itu sampai nanti saya ketemu lagi,” ujar Karina Ranau.

Angkot tersebut bukan sekadar kendaraan biasa. Bagi Karina, angkot ini memiliki makna khusus sebagai simbol perjalanan hidup mereka berdua. Selain angkot, sang istri juga membawa kotak hijau yang berisi berbagai barang berharga peninggalan Epy Kusnandar. “Itu saya bawa angkot. Angkot yang serius menjadi mobil pengantin. Terus sama saya bawa buku harian. Saya persembahkan di dalam kotak itu jadi kayak seserahan,” lanjutnya menjelaskan makna di balik setiap benda yang ia bawa.

Ritual yang Penuh Makna

Karina mengungkapkan bahwa ritual ini memiliki kedalaman makna tersendiri baginya. Ia tidak hanya merayakan ulang tahun pernikahan, tetapi juga menghormati hubungan mereka yang telah berlangsung selama 16 tahun. Kotak hijau yang ia bawa berisi barang-barang yang menjadi kenangan bersama, dan ia meletakkannya di depan nisan Epy dengan cara yang mirip seperti tradisi seserahan dalam pernikahan mereka puluhan tahun lalu.

Bagi Karina, perayaan ini bukan sekadar seremoni biasa. Ia mengaku ikhlas atas kepergian sang suami, namun tetap ingin menyimpan rasa rindu itu sedalam-dalamnya. “Kalau saya masih hidup, kalau saya dikasih umur panjang,” tuturnya dengan penuh harap tentang rencana perayaan tahun depan.

Menanti Perayaan Berikutnya

Karina juga memiliki rencana yang cukup unik untuk perayaan tahun depan. Ia berencana mengenakan pakaian pengantin aslinya saat mengunjungi makam Epy. “Mungkin tahun depan saya akan pakai baju pengantin saya waktu di Sumatera dulu, mungkin datang ke sana (makam) untuk merayakan bareng,” jelasnya dengan senyum tipis di wajahnya.

Perayaan ini menjadi bukti cinta dan penghormatan Karina terhadap Epy Kusnandar yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya selama 16 tahun. Melalui Cara Unik Karina Ranau Rayakan 16 Tahun Pernikahan ini, sang istri menunjukkan bahwa cinta tidak berakhir dengan kematian. Ia terus merayakan hubungan mereka, satu tahun demi satu tahun, hingga akhirnya bertemu kembali di akhirat nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *