Kerudung Pernikahan Putri Diana Dibuat Ulang setelah 45 Tahun Hilang

ba828ef3-009d-4024-b077-d316fda66fed-0

Kerudung Ikonik Pernikahan Putri Diana Pulang Setelah Setengah Abad

Beritasosial.com – Setelah menunggu selama 45 tahun, kerudung megah yang melengkapi gaun pernikahan Putri Diana akhirnya berhasil dibuat ulang. Sang putri menikah dengan Pangeran Charles—yang kini dikenal sebagai Raja Charles III—pada tanggal 29 Juli 1981. Sejak saat itu, kerudung berkilau tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari penampilan sang ratu muda. Kehadiran kembali aksesori ini menandai momen bersejarah bagi dunia mode dan sejarah kerajaan Inggris.

Selama ini, setiap kali gaun legendaris itu dipamerkan ke publik setelah kematian Putri Diana pada tahun 1997 dalam usia 36 tahun, kerudung aslinya selalu tidak hadir. Padahal, elemen ini merupakan salah satu komponen utama yang menambah kemegahan busana karya Elizabeth Emanuel. Ketidakhadiran kerudung ini selama puluhan tahun menjadi misteri yang menarik perhatian para kolektor dan penggemar mode internasional.

Ukuran yang Luar Biasa

Sama seperti gaunnya yang terkenal dengan ekor sepanjang 25 kaki atau sekitar 7,6 meter, kerudung tersebut juga memiliki dimensi yang menakjubkan. Terbuat dari bahan berkualitas tinggi, kerudung ini membentang hingga 40 kaki atau sekitar 12 meter dari bagian kepala sang pengantin. Kombinasi sempurna tercipta ketika kerudung ini dipadukan dengan tiara keluarga Spencer. Dimensi yang begitu besar membuat kerudung ini menjadi salah satu aksesori pernikahan terbesar dalam sejarah kerajaan Inggris.

“Gaun itu membutuhkan kerudung tersebut. Di situlah seluruh keajaibannya. Itu sebabnya saya menyebutnya Veil of Light atau Kerudung Cahaya,” jelas Elizabeth Emanuel kepada People mengenai proses pembuatan ulang kerudung tersebut.

“Anda bisa melihat kilaunya yang memancar. Gaun itu tidak akan lengkap tanpa kerudungnya,” lanjutnya menambahkan.

Perjalanan Kerudung yang Hilang

Gaun pernikahan asli Putri Diana telah beberapa kali dipamerkan dalam tiga dekade terakhir, antara lain di Althorp House, kediaman keluarga Diana, serta Istana Kensington. Namun, kerudung aslinya tidak pernah ikut dipamerkan. Emanuel menduga kerudung tersebut telah hilang atau kemungkinan mengalami kerusakan sehingga tidak lagi dapat digunakan. Proses pencarian dan rekonstruksi ini memakan waktu bertahun-tahun.

Pada tahun 1981, Elizabeth Emanuel merancang gaun pernikahan Putri Diana bersama suaminya saat itu, David Emanuel. Dengan bantuan tim kecil yang terdiri atas penjahit dan perajin bordir, keduanya mengerjakan gaun tersebut di studio mereka di kawasan Mayfair, London. Tim ini menggunakan teknik tradisional untuk memastikan setiap detail kerudung sesuai dengan aslinya.

Kini, setelah 45 tahun lamanya, kerudung pernikahan Putri Diana akhirnya dibuat ulang dan siap kembali memancarkan pesonanya dengan kilauan yang lebih lengkap. Kehadiran kembali kerudung ini memastikan bahwa gaun ikonik tersebut tampil sempurna sebagaimana mestinya. Momen ini menjadi bukti bahwa warisan mode dari era 1980-an masih relevan hingga saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *