Mobil PHEV Bisa Jadi Genset, Begini Cara Pakai V2L di Chery Tiggo 9 CSH

Tiggo 9 CSH: SUV PHEV Chery yang Bisa Berfungsi Sebagai Genset Portabel
Beritasosial.com – BOGOR — Selama ini masyarakat mengasosiasikan fitur Vehicle to Load (V2L) hanya dengan kendaraan listrik murni. Namun, Chery menunjukkan bahwa persepsi tersebut kurang tepat. Melalui Tiggo 9 CSH, SUV plug-in hybrid terbaru mereka menghadirkan teknologi V2L dengan kapasitas hingga 6,6 kW. Angka ini melampaui sebagian besar mobil listrik yang beredar di pasaran, yang umumnya hanya menyediakan daya sekitar 3,3 kW.
Meskipun kapasitas baterai Tiggo 9 CSH relatif kecil, yakni 34,46 kWh, energi tersebut sudah memadai untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik. Mulai dari kompor listrik, rice cooker, hingga proyektor untuk nonton bareng, semuanya dapat dijalankan tanpa kendala.
Mengenal Teknologi V2L pada Kendaraan PHEV
V2L merupakan fitur yang memungkinkan aliran energi dari baterai traksi kendaraan menuju perangkat elektronik eksternal. Sebelumnya, teknologi ini eksklusif untuk mobil listrik murni (BEV). Chery mengintegrasikannya ke dalam Tiggo 9 CSH melalui sistem Chery Super Hybrid (CSH), yang menggabungkan mesin bensin turbo 1.500 cc, motor listrik, serta transmisi Dedicated Hybrid Transmission (3DHT) berkecepatan tiga.
Keunggulan menarik dari fitur ini adalah pengguna tidak perlu menyalakan mesin pembakaran internal. Cukup dengan menempatkan mobil dalam mode standby, daya sudah dapat dialirkan. Selain itu, Tiggo 9 CSH tidak menggunakan tombol starter konvensional, sehingga pengemudi tidak perlu menekan pedal rem terlebih dahulu.
Spesifikasi Teknis dan Performa
Berikut adalah rincian spesifikasi utama Tiggo 9 CSH:
• Daya keluaran V2L: maksimal 6,6 kW • Kapasitas baterai: 34,46 kWh • Tenaga sistem gabungan: hingga 395 PS • Torsi gabungan: 650 Nm • Akselerasi 0-100 km/jam: 5,4 detik • Jarak tempuh mode listrik murni: lebih dari 180 km • Jarak tempuh kombinasi bensin dan listrik: lebih dari 1.400 km
Dengan daya 6,6 kW, kendaraan ini mampu menyalakan dua kali lebih banyak perangkat dibandingkan standar V2L pada mobil listrik konvensional. Hal ini berarti pengguna tidak perlu bergantian menyalakan peralatan elektronik.
Panduan Penggunaan Fitur V2L
Untuk memanfaatkan fitur V2L, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Parkirkan mobil di area yang aman dan permukaan rata. 2. Hubungkan adaptor atau konektor V2L ke port pengisian daya. Jika menggunakan stopkontak di dalam kabin, perangkat dapat langsung dicolokkan. 3. Aktifkan menu Vehicle to Load melalui layar infotainment. 4. Tetapkan batas minimum kapasitas baterai yang ingin dipertahankan agar mobil tetap memiliki daya untuk perjalanan selanjutnya. 5. Nyalakan fungsi V2L. Sistem akan secara otomatis mendeteksi adaptor dan mulai menyalurkan daya.
Dari sisi teknis, arus DC yang berasal dari baterai traksi dikonversi menjadi arus AC melalui inverter. Konversi ini diperlukan karena sebagian besar perangkat elektronik rumah tangga beroperasi dengan listrik AC. Batas pemakaian daya juga dapat disesuaikan melalui menu V2L pada head unit.
Baterai Tetap Terjaga, Tidak Terkuras Habis
Sistem V2L dirancang untuk membatasi penggunaan daya hingga sisa baterai mencapai sekitar 10 persen. Ketika ambang batas tersebut terpenuhi, aliran listrik akan berhenti secara otomatis. Sebagai kendaraan PHEV, mesin bensin Tiggo 9 CSH memiliki kemampuan untuk menyala secara otomatis guna mengisi ulang baterai saat level daya menurun. Kemampuan ini tidak dimiliki oleh mobil listrik murni ketika baterai habis di perjalanan.
Perlu dicatat bahwa pengisian daya melalui V2L memerlukan adaptor dan portable charger dengan spesifikasi kabel khusus, mengingat daya keluaran yang mencapai 6,6 kW.
Fitur Lengkap Lainnya pada Tiggo 9 CSH
Selain V2L, SUV ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur canggih:
• Pengisian daya AC dan DC untuk baterai • Automatic Parking Assist (sistem parkir otomatis) • Layar infotainment berukuran 15,6 inci • Panoramic sunroof • Rangkaian fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS)
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang V2L Chery Tiggo 9 CSH
1. Apakah V2L pada Tiggo 9 CSH memerlukan mesin menyala? Tidak. Mobil cukup berada dalam mode standby tanpa perlu menyalakan mesin.
2. Berapa daya maksimal yang dapat disalurkan melalui V2L? Hingga 6,6 kW, yang merupakan dua kali lipat dari rata-rata mobil listrik yang berkisar 3,3 kW.
3. Apakah penggunaan V2L dapat menguras baterai hingga habis? Tidak. Sistem akan otomatis menghentikan aliran listrik ketika sisa daya baterai mencapai sekitar 10 persen.
4. Untuk aktivitas apa saja V2L dapat digunakan? V2L cocok untuk kebutuhan luar ruang seperti berkemah dan piknik, kegiatan nonton bareng, maupun kondisi darurat seperti pemadaman listrik. Perangkat yang dapat dioperasikan meliputi kipas angin, kompor listrik, mesin pembuat kopi, laptop, hingga rice cooker.
